Setelah Daging Sapi dan Ayam, Netizen Kini Mengeluh Mahalnya Harga Cabai

Harga Cabai Semakin Mahal – sumber foto: Istimewa

Jika sebelumnya publik Indonesia banyak mengeluh soal naiknya harga daging sapi dan daging ayam, yang berujung pada mogoknya para pedagang daging di berbagai kota di tanah air, kini giliran harga cabai yang melambung tinggi. Dikutip dari Liputan6.com, harga di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta untuk cabai keriting mencapai Rp 32 ribu per kg sementara cabai rawit Rp 65 ribu per kg. Bahkan beberapa waktu sebelumnya sempat menembus 80 ribu per kg.

Sementara itu, di berbagai pasar tradisional di Jawa Timur, harga cabai naik hingga dua kali lipat. Salah satunya di Pasar Songgo Langit, Ponorogo, Jawa Timur, cabai rawit yang semula dijual Rp 30 ribu naik menjadi Rp 60 ribu per kg. Sedangkan cabai merah rawit mencapai Rp 70 ribu per kg. Banyak pihak menyebut naiknya harga cabai sebagai akibat kekeringan yang disebabkan fenomena alam El Nino.

Namun, Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Jawa Timur, Sukoco membantah hal tersebut. Menurutnya mahalnya harga cabai karena kurangnya pasokan terkait lewat masa panen, dan bukan karena dampak fenomena alam El Nino.

“Karena memang masa panen raya habis, bukan karena kekeringannya,” ungkap Sukoco

Pemerintah sendiri, melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) berupaya mengatasi melonjaknya harga cabaik ini, salah satunya dengan menggelar operasi pasar. Pada Sabtu 15 Agustus 2015 kemarin, Bulog melakukan operasi pasar untuk cabaik di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Dalam operasi tersebut, terlihat Dirut Bulog, Djarot Kusumayakti, sementara Menteri Perdagangan yang baru dilantik, Thomas Lebong tidak nampak hadir.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas melambungnya harga cabai hingga dua kali lipat di berbagai wilayah tanah air? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 23 Р25 Agustus 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 9.760 tweet yang ramai membicarakan tentang terus naiknya harga cabai di berbagai wilayah Indonesia.

Netizen menyebut harga cabai sekarang naik hingga 100% di mana hal itu sangat membebani perekonomian masyarakat. Hal ini diungkapkan netizen lewat cuitan di Twitter sebanyak 456 tweet.

Tak hanya netizen rumah tangga yang mengeluh, mereka yang bergerak di bisnis rumah makan dan kuliner tak kalah keras bersuara. Sebanyak 1.069 tweet menyatakan pemilik rumah makan sangat terpukul dengan naiknya harga cabai, karena sangat membebani bisnis mereka. Hal ini diungkapkan oleh netizen lewat 1.069 tweet.

Lebih lanjut, netizen Indonesia sepakat menyatakan harga cabai saat ini sudah terlalu mahal, dan mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan untuk melakukan tindakan nyata mengatasi hal ini. Netizen menyatakan desakan ini lewat 1.369 tweet.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend