Tawari Proyek Pembangunan Waduk ke Cina, Pemerintah Jadi Sorotan Netizen

Tawari Proyek Pembangunan Waduk ke Cina, Pemerintah Jadi Sorotan Netizen

Sumber foto: detik

Menteri Sumber Daya Air Cina, Chen Lei, didampingi Duta Besar Cina untuk Indonesia, Xie Feng, berkunjunga ke kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kamis (6/4). Disana mereka berdua disambut oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Kunjungan Chen Lei ini merupakan kunjungan balasan. Pasalnya, Basuki bersama jajarannya bulan lalu melakukan kunjungan kerja ke Cina untuk membahas isu pembangunan bidang sumber daya air. Tak hanya kunjungan kerja biasa, Basuki menilai kunjungan Chen Lei ini bisa juga dimanfaatkan sebagai ajang tukar pikiran mengenai pembangunan dan pengalaman dalam pengelolaan sumber daya air.

Dalam kesempatan itu juga, Basuki menawarkan kerja sama pembangunan empat waduk senilai Rp 4,5 triliun yang juga memiliki potensi pembangkit listrik cukup besar. Keempat waduk itu antara lain Waduk Pelosika di Sulawesi Tenggara, Waduk Rokan Kiri (Lompatan Harimau) di Riau, Waduk Jenelata di Sulawesi Selatan, dan Waduk Riam Kiwa di Kalimantan Selatan.

Mendapat tawaran tersebut, Chen Lei mengaku akan mempertimbangkannya. Hal ini karena hubungan kedua negara yang sangat baik. Selain itu, proyek ini dinilai juga sangat baik dan berkontribusi besar dalam pengelolaan air di Indonesia

Basuki yang menawarkan proyek pembangunan waduk senilai Rp 4,5 triliun pada Cina ini pun langsung menjadi sorotan oleh para pengguna media sosial twitter. “tp perlu kita awasi rakyat Indonesia kemna tuk apa proyek waduk,jgn sampai rakyat sengsara lg,” tulis pemilik akun twitter @samsudinudin414 yang mengatakan bahwa proyek ini perlu pengawasan dari masyarakat.

Berbeda dengan komentar pengguna twitter dengan akun @Anggrainicuet yang menyarankan agar pemerintah tak memberikan proyek dalam negeri terus- terusan pada Cina. “sebaiknya investor di negeri ini jgn dikuasai cina tapi bnyk.negara agar ballance.”

Ada juga pengguna twitter yang mempertanyakan mengapa proyek pembangunan waduk harus dikerjakan oleh pihak asing. “Mg negara sendri ga bisa…. Masa…proyek wduk ja hrus asing trus…..” kicau akun @SuponoRahmat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend