Terkait Banjir Tenaga Kerja Asing Asal Tiongkok, Kemnaker: Itu Tidak Benar

Terkait Banjir Tenaga Kerja Asing Asal Tiongkok, Kemnaker: Itu Tidak Benar

Sumber foto: komasindonesia / sindonews

Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri membantah bahwa Indonesia sedang kebanjiran tenaga kerja asing, terutama yang berasal dari Tiongkok. Isu yang berkembang, 10 juta pekerja asing asal Tiongkok kini sudah menyerbu Indonesia. Terkait isu tersebut, Hanif mempunyai jawaban tersendiri. Ia meyakini bahwa jumlah tersebut kemungkinan diolah dengan menambahkan jumlah target wisatawan mancanagera (wisman).

Hanif sendiri malah menyatakan bahwa sebenarnya tenaga kerja Indonesialah yang kini sedang membanjiri Tiongkok. Dia mengatakan,‎ jumlah TKI di Tiongkok (Hong Kong dan Makau) sekitar 169 ribu pekerja atau sekitar 10 kali dari pekerja Tiongkok yang berada di Indonesia.

“Jadi Indonesia-lah yang sebenarnya menyerang Tiongkok dari sisi tenaga kerja, bukan sebaliknya, “ kata Hanif seperti dikutip dari Liputan 6.

Kementerian Tenaga kerja melalui akun twitternya, @KemnakerRI, juga mengatakan bahwa Indonesia telah kebanjiran tenaga kerja asing asal Tiongkok itu tidak benar. “7. Jadi.. BOHONG BESAR jika dikatakan akan ada 10 JUTA PEKERJA asal TIONGKOK yang MASUK INDONESIA.”

Tak hanya menampik kabar bahwa pekerja asing Tiongkok sedang membanjiri Indonesia, Kemnaker juga menjelaskan jumlah tenaga kerja asing mulai dari tahun 2014 hingga 2016 kini cenderung menurun. Hal ini berbeda dengan jumlah tenaga kerja asing pada tahun 2011 hingga tahun 2013.

“14. Seperti sdh admin jelaskan sebelumnya, rerata nasional jumlah pekerja asing di Indonesia berada di kisaran 70 ribuan (dr semua negara).” cuit @KemnakerRI. Lanjutnya, “17. Jika dibandingkan dengan tahun 2011, 2012 & 2013, jumlah PEKERJA ASING pada tahun 2014, 2015 & 2016 CENDERUNG MENURUN.”

One thought on “Terkait Banjir Tenaga Kerja Asing Asal Tiongkok, Kemnaker: Itu Tidak Benar

  1. keke

    Tp coba deh jln2 ke mall2 di JKT. Isinya orang cipit2 dan berbahasa mandarin. Ntah turis atau warga Indonesia yg sdh berani eksis.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend