Terkait Kebijakan Daerah, Penerbangan Air Asia ke Aceh Hanya Dilayani Pramugara

Terkait Kebijakan Daerah, Penerbangan Air Asia ke Aceh Hanya Dilayani Pramugara

Sumber foto: techcrunch / thestar

Maskapai Air Asia hanya akan menugaskan pramugara mereka untuk penerbangan menuju Aceh. Hal ini terkait dengan kebijakan daerah Pemerintah Provinsi tersebut menerapkan aturan pramugari muslim wajib mengenakan jilbab saat berada di wilayah itu.

“AirAsia mengakui peraturan yang diberlakukan otoritas wilayah Aceh tersebut. Kami berkomitmen memastikan operasi kami sesuai dengan itu,” ujar salah satu pejabat di AirAsia seperti dikutip dari Tempo, Kamis (1/2) kemarin. Untuk sementara semua penerbangan AirAsia dari dan ke Aceh akan dilayani awak kabin pria.

Sikap Air Asia ini juga mendapat komentar dari para pengguna media sosial twitter. Pengguna twitter menyebut hal yang dilakukan oleh Air Asia ini merupakan solusi yang tepat. “Solusi paling mudah dan cepat…. Patut ditiru maskapai lain,” kicau akun @m_t_hidayat.

Kicauan pujian juga diutarakan akun @WSuparmo yang menyebut keputusan Air Asia ini merupakan keputusan jitu. “Keputusan yg tepat! Semoga untuk selamanya untuk SEMUA AIRLINE.”

Sebelumnya pihak berwenang Aceh mengedarkan surat kepada maskapai Garuda Indonesia dan maskapai lain, seperti AirAsia dan Firefly, Rabu (31/1) kemarin. Isi surat tersebut adalah meminta pramugari muslim mengenakan jilbab saat kedatangan atau selama berada di Aceh. Jika tidak menaati mereka akan menghadapi hukuman dari polisi syariah.

Kepala Eksekutif Firefly Ignatius Ong mengatakan, maskapai tersebut hanya dapat mendaftarkan laki-laki atau non-muslim dalam penerbangannya ke wilayah otonomi Indonesia.

Ong juga mengatakan maskapai penerbangan sedang mempertimbangkan untuk menambahkan lapisan pakaian tambahan ke seragam pramugari wanita. “Kami masih melihat situasi. Jadi, tidak ada keputusan konkret yang dibuat,” katanya.

AirAsia dan Firefly adalah maskapai penerbangan utama yang mengoperasikan penerbangan ke Banda Aceh. Sementara itu, Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia Beny Butar Butar mengatakan, pihaknya sudah sejak Maret 2016 masuk ke Aceh dan pramugarinya mengenakan jilbab.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend