Tim Sinkronisasi Anies-Sandi, Reklamasi Teluk Jakarta Ilegal

Anies- Sandi Unggul Dalam Berbagai Pilgub DKI di Twitter

Foto: Istimewa

Anggota tim sinkronisasi Anies-Sandi, Marco Kusumawidjaja menegaskan bahwa Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies-Sandi tidak akan memberikan ganti rugi kepada pengembang proyek reklamasi yang sudah membangun pulau.

Menurutnya, pembangunan reklamasi di Teluk Jakarta adalah kegiatan ilegal. “Kalau Anda melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan koridor hukum, Anda sebenarnya tidak berhak minta ganti rugi,” kata Marco di Jakarta, hari Rabu lalu (17/5).

Nantinya pulau yang sudah kadung dibangun akan diambil alih oleh Pemprov DKI dan digunakan untuk kepentingan publik seperti pulau K yang dibangun oleh PT Pembangunan Jaya akan digunakan untuk depo MRT.

“Jelas-jelas pembangunan tanpa IMB, pulau tanpa Perda Zonasi, itu melanggar hukum. Jadi kalau mereka menuntut ya akan kalah menurut saya,” imbuh Marco.

Saat ini, 17 pulau di Teluk Jakarta yang sudah selesai dibangun adalah Pulau C, D, K, dan N. Sedangkan pulau G baru setengah jadi. Pulau C dan D adalah pulau yang dibangun oleh PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan dari PT Agung Sedayu Group.

Sejalan dengan pendapat tersebut, netizen melalui linimasa twitter juga memberikan masukan kepada Anies-Sandi. Akun @Topelucky bahkan meminta agar pulau reklamasi dibuat stadion olahraga.

Pro dan kontra soal kelanjutan reklamasi teluk Jakarta paska pilkada DKI Jakarta masih terus menghangat. Bahkan mantan Ketua MPR RI, Amien Rais menantang agar Menko Maritim Luhur Pandjaitan beradu data soal reklamasi teluk Jakarta.

Luhut sendiri meminta agar pihak-pihak yang menolak proyek reklamasi Teluk Jakarta tidak emosional menyampaikan argumentasi penolakan. Luhut mengatakan argumentasi penolakan harus berdasarkan kajian.

Ia pun mengaku tidak mempermasalahkan jika nantinya pulau reklamasi akan dijadikan fasilitas umum seperti pelabuhan atau lainnya. “Enggak ada masalah mau dijadikan apa pun, asalkan semua berangkatnya dari studi. Jadi, jangan emosional melihat itu. Kita lihat saja studinya,” ucapnya, seperti dikutip Antara, Jumat, 19 Mei 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend