Waspada Beras Plastik Impor, Media Sosial Ramai Berkicau

Beras Plastik

Beberapa hari belakangan, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan adanya temuan beredarnya beras plastik. Beras plastik yang dimaksud adalah beras sintetis yang dibuat dari bahan dasar plastik. Kehebohan tentang beras plastik sebenarnya berawal dari beredarnya video pembuatan beras sintetis di laman Youtube. Video yang menampilkan proses pembuatan beras sitentis berbahan dasar plastik di China ditengarai hasil produksinya sudah masuk ke Indonesia.

Temuan beredarnya beras plastik dilaporkan oleh seorang warga Bekasi bernama Dwi Septian yang merasa curiga dengan beras yang telah dibelinya. Dwi Septian curiga karena beras yang dimasaknya tidak sempurna seperti yang sudah-sudah. Septian lantas mengunggah gambar tentang beras yang telah dimasaknya tersebut ke jejaring media sosial.

Penemuan beredarnya beras plastik di masyarakat mendapatkan perhatian yang cukup tinggi di media sosial, khususnya twitter. Pantauan yang dilakukan redaksi eveline selama periode 18-20 Mei 2015 di linimasa media sosial twitter memperlihatkan banyaknya kicauan memperbincangkan beras plastik.

Hingga berita ini dimuat, 21.000 tweet membicarakan tentang beredarnya beras plastik di masyarakat. Sebagian besar perbincangan menyebutkan agar semua pihak waspada peredaran beras plastik. Jumlah pembicaraan agar semua pihak waspada terhadap peredaran beras plastik mencapai 4.051 kicauan. Disaat yang sama, pembicaraan mengenai bahan dasar beras sintetis yang berasal dari pengolahan Ubi, Kentang dan Plastik mendapatkan porsi perhatian 4.176 perbincangan.

Kabar lain yang cukup menarik perhatian masyarakat adalah hasil investigasi dari Kementerian Perdagangan yang menyatakan bahwa beras plastik tidak ditemukan di Pasar Induk Cipinang. Sebanyak 351 tweet berkicau lega karena beras plastik tidak masuk ke pasar induk cipinang.

Respon polisi dalam menanggapi adanya temuan beras plastik mendapatkan apresiasi yang tinggi dimasyarakat dibandingkan dengan aksi BPOM. Polisi yang bergerak cepat melakukan investigasi atas beredarnya beras plastik mendapatkan apreasiasi 1.530 perbincangan. Bandingkan dengan BPOM yang hanya mendapatkan apreasi perbincangan 598 tweet.

Masyarakat pengguna media sosial, terutama twitter ternyata cukup tertarik dengan tema dari mana beras plastik tersebut berasal. Meskipun belum mendapatkan pernyataan resmi dari pihak berwenang, pengguna twitter berkeyakinan bahwa beras plastik di produksi di China.

Masyarakat juga tertarik dan menunggu hasil uji laboratorium yang sedang dilakukan terhadap temuan beras plastik. Uji Laboratorium terhadap beras plastik mendapatkan porsi perbincangan 1.012 tweet di linimasa twitter. Selain itu, masyarakat pengguna twitter juga saling mengingatkan bahwa dampak mengkonsumsi beras plastik menyebabkan kepala menjadi pusing dan mual. 457 tweet berkicau jika sehabis mengkonsumsi nasi dan mengalami gejala tersebut, dapat dipastikan telah memakan beras plastik.

Loading...

13 thoughts on “Waspada Beras Plastik Impor, Media Sosial Ramai Berkicau

  1. Gito

    …enak tau makan beras plastik, sekali makan gak bakalan laper lagi…kan diperut berasnya msh utuh…

    Reply
  2. madametussaud

    Bukan masalah rasis..tp kenyataan..kit dijajah china tanpa kiita sadari. Bisa2 pribumi tdk bisa jd tuan dinegerinya sendiri.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend