3 Model Majalah Dewasa Pesta Seks Di Surabaya Hebohkan Medsos

Pesta Seks di Surabaya – sumber foto: Istimewa

Kasus esek-esek yang melibatkan model majalah dewasa kembali menyedot perhatian publik. Sebelumnya, Anggita Sari, seorang model seksi yang kerap tampil di majalah khusus pria dewasa ditangkap di Surabaya lantaran kepergok menjalankan prostitusi. Kini giliran 3 orang model majalah dewasa lainnya yang dicokok polisi di Surabaya lantaran menggelar pesta seks.

Peristiwa ini berlangsung ada Rabu, 21 Oktober 2015, di mana aparat dari Polrestabes Surabaya mendapati informasi berlangsungnya pesta seks di Hotel Ascott, Jalan Pakuwon Indah, Surabaya. Petugas yang melakukan penggrebekan mendapati 7 orang tengah teler akibat mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu dan menggelar pesta seks.

3 diantaranya mengaku sebagai model asal ibukota yang tengah berada di Surabaya untuk pekerjaan. Mereka adalah Sari, Ari, dan Mira. Sementara, 4 orang lainnya merupakan sindikat pengedar narkoba asal Palu yang dipimpin oleh Ofan Rahman bersama 3 anak buahnya, yaitu Romadhon, Rika, dan Ucok.

Ofan mengaku mengundang ketiga model dewasa tersebut ke hotel untuk berpesta narkoba dan seks. Pria 31 tahun yang baru sekitar 6 bulanan tinggal di Surabaya untuk menjalankan bisnis narkobanya ini kemudian memanggil ketiga anak buahnya bergabung.

“Jadi saya memang memanggil empat model untuk pesta SS bersama-sama pesta seks,” aku Ofan sebagaimana dikutip dari Inilah.com

Lebih lanjut, Ofan menyebut ketiga perempuan yang dibookingnya tersebut dibayar antara 1-2 juta rupiah plus sabu-sabu. Ofan yang merupakan buron serta masuk daftar pencarian orang (DPO) Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, dan Polda Metro Jaya ini menyebut pesta yang digelarnya merupakan perayaan atas kesuksesan bisnis narkoba yang dilakoninya.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas tertangkapnya 3 model majalah dewasa saat pesta seks di Surabaya? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 22 Oktober 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Sebanyak 1.233 tweet membicarakan tentang tertangkapnya 3 model majalah dewasa saat pesta seks di Surabaya. Netizen banyak mencibir kelakuan 3 model yang disebut melakukan praktek prostitusi tersebut.

Netizen juga menyebut, tak hanya pesta seks, ketiga model juga pesta narkoba saat ditangkap. Hal ini diungkapkan netizen lewat 261  tweet. Mereka menyebut, pesta seks dan narkoba ini digelar oleh seorang bandar narkoba Surabaya. Netizen mengungkapkan hal ini melalui cuitan sebanyak 204 tweet.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend