Angkatan Muda Muhammadiyah Tagih Janji Polri Proses Ahok, Netizen: Janji Adalah Hutang

Angkatan Muda Muhammadiyah

(Sumber foto: Lontara News/ Moslem Today)

Laporan Angkatan Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya tertanggal 7 Oktober 2016 atas kasus dugaan penistaan agama Islam dengan terlapor Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum ada tanda-tanda akan direalisasikan. Untuk itu, Angkatan Muda Muhammadiyah menagih janji Kepolisisan Republik Indonesia (Polri) untuk segera memproses laporan tersebut.

“Kami belum mendapatkan konfirmasi resmi sama sekali dari Mapolda Metro Jaya maupun Mabes Polri. Beberapa kali dihubungi melalui nomor telpon resmi yang tertera di tanda bukti laporan tidak pernah menjawab,” ujar Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman, Rabu (19/10). Seperti dikutip dari republika.co.id.

Padahal, kata dia, saat ini sudah terhitung 13 hari sejak laporan diterima. Pedri menyebut semestinya Polri bekerja sesuai dengan aturan yang tertera di KUHAP dan SOP yang belaku. Setiap laporan resmi tentu harus diproses secara resmi pula.

Pemberitahuan, pemeriksaan pelapor, terlapor dan saksi, termasuk pelimpahan perkara dan lain-lain harus melalui mekanisme administrasi yang resmi. Oleh karena itu pihaknya meminta Polri segera membuktikan janjinya yakni memproses laporan masyarakat dan memanggil Ahok untuk diperiksa. Kemudian melanjutkan proses hukumnya sesuai dengan prosedur yang benar, adil dan jujur.

“Karena sama sekali tidak mendapatkan informasi resmi, kami menganggap Polri tidak serius menangani laporan masyarakat. Padahal adalah hak setiap warga negara untuk melaporkan adanya tindak pidana dan mendapatkan proses hukum yang semestinya,” kata dia.

Menurut dia, apabila polisi tidak segera membuktikan janjinya memproses Ahok secara hukum, dia khawatir bangsa ini akan kian tercabik-cabik. Jika ini terjadi, yang akan rugi adalah rakyat banyak. “Jadi tak ada lagi alasan polri untuk menunda-nunda penangangan kasus Ahok ini. Segeralah buktikan janjimu Bapak Kapolri,” ujarnya.

(baca juga: Janji Akan Periksa Ahok, Kabareskrim Jadi Perbincangan Netizen)

Untuk diketahui, Kabareskrim Komjen Ari Dono yang turun ke lapangan menemui para demonstran yang tergabung dalam berbagai ormas Islam, mengatakan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas pelaporan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Ahok terkait Surat Al Maidah 51. Tak hanya itu, Ari juga berjanji memanggil mantan Bupati Belitung tersebut.

Berikut Pantauan redaksi eveline mendapati netizen berkomentar terkait Angkatan Muda Muhammadiyah tagih janji Polri memproses Ahok. Berikut komentar netizen pada linimasa twitter. “Janji adalah HUTANG… cc @DivHumasPolri”, dikicaukan akun @armansaputra_15, nampak tegas sebut janji adalah hutang, bermaksud meminta agar Kepolisian Republik Indonesia segera merealisasikan janjinya untuk memproses Ahok.

Selanjutnya, netizen lain nampak menyampaikan aduannya kepada SBY dan Prabowo soal ini. “bagaimana ini Pak @SBYudhoyono @prabowo negeri kt bs hancur krn hukum tdk tegak?cc @syihabrizieq @Warta_MUI”, tulis akun @brambarkoesuma, sembari menyinggung juga Ketua FPI Habib Rizieq Syihab serta MUI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend