Beredar Foto Buka Bersama di Gereja Malaysia, Netizen Terharu

Beredar Foto Buka Bersama di Gereja Malaysia, Netizen Terharu

Sumber foto: Sarawak Edition / Adakabarapa

Toleransi antar umat beragama belakangan ini bisa dibilang menjadi topik hangat. Apalagi di negara seperti Malaysia. Setelah dihebohkan dengan postingan status di media sosial Facebook milik warga keturunan India yang berbicara tentang toleransi umat beragama, kini pengguna sosial media Malaysia kembali heboh. Hal ini tak lepas dari postingan foto di akun Facebook Sarawak Edition. Dalam foto tersebut memperlihatkan acara buka bersama yang digelar di sebuah gereja.

Gereja tersebut adalah St Joseph’s Christian Parish Centre Kuching. Acara buka bersama itu digelar pada Jumat (17/6) lalu. Terlihat beberapa orang memakai peci dan busana muslim. Mereka nampak sedang khusuk berdoa. Di meja mereka terdapat beberapa gelas berisi air untuk berbuka puasa. Postingan ini pun langsung merebak kemana- mana. Pada Senin (20/6) lalu, postingan ini telah dibagikan lebih dari 10.000 kali dan mendapat like sebanyak 16.000 lebih.

Lantas bagaimana tanggapan pengguna media sosial terhadap foto berbuka puasa bersama dalam gereja tersebut. Pantauan redaksi Eveline, pengguna media sosial takjub, terharu bahkan mendukung kegiatan- kegiatan ini terus dilangsungkan demi kerukunan antar umat beragama. “Love to see the unity between the follower of Abrahamic religion 🙂 god bless the you all ! and plz ignore the ignorance people. #‎unity‬,” komentar akun Muhammad Shahir.

Baca: Netizen Salut Pada Postingan Status FB Pria Malaysia Ini

Akun Ahfizuanahbady Affendi mengatakan bahwa semoga keharmonisan ini bertahan sampai seterusnya. “Semoga keharmonian ya kekal smpey bla2…”

Sama halnya dengan komentar akun Sofiulloh Sofiyulloh. “rasa menghormati adalah toleransi yg tiada dua nilainya…”

Postingan toleransi antar umat beragama ini sebelumnya telah dilakukan oleh Devaneswaran Kanesan. Pada postingan tersebut, Deva menggambarkan bagaimana kehidupan antar umat beragama yang semestinya. Ia menyayangkan orang- orang non muslim yang tak berpuasa malah datang bersamaan dengan orang yang berpuasa di Pasar Ramadhan. Menurutnya, hal ini menyebabkan orang yang berpuasa malah tak mendapatkan parkir di pasar. Seharusnya orang yang tak berpuasa dapat mendahulukan orang yang berpuasa itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend