Bom di Gereja Oikumene Samarinda Jadi Perbincangan Netizen

Bom di Gereja Oikumene Samarinda Jadi Perbincangan Netizen

Sumber foto: detik

Gereja Oikumene di Loa Janan Ilir, Samarinda dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal, Minggu (13/11). Menurut pihak kepolisian, pelemparan bom di gereja ini terjadi pada pukul 10.30 WITA. Saat itu warga dalam keadaan sedang melaksanakan ibadah di gereja.

Dikutip dari akun Facebook Gereja Persekutuan Pantekosta Kanaan Bontang (GPPKB), sekitar pukul 10.00 WIB ada seorang tak dikenal datang ke tempat parkir gereja dan melemparkan sesuatu yang diduga bom molotov. Setelah itu pelaku pun kabur melarikan diri ke arah depan dan kemudian meloncat ke Sungai Mahakam.

Warga yang mengetahui pelaku pun berusaha mengejarnya. Pelaku pun berhasil ditangkap dan kemudian diserahkan ke pihak kepolisian Samarinda. Dalam kejadian ini, empat orang mengalami luka- luka yang salah satunya merupakan balita. Tak hanya itu, empat unit motor juga rusak akibat ledakan bom.

Ledakan bom di Gereja Oikumene ini langsung menjadi buah bibir di media sosial twitter. Para pengguna twitter ramai memperbincangkan kejadian meledaknya bom di gereja tersebut. “Gereja di samarinda dilempar bom molotov. Posisinya saat sedang beribadah. Pelaku ketangkep. Gilak ya. Se sakit ini orang2 di Indonesia?” tulis pengguna twitter dengan akun @dito_condro.

Akun @samarindapos menyebutkan masyarakat berjaga- jaga usai aksi pelemparan bom molotov tadi. “Pasca ledakan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Sengkotek, jaga Samarinda agar tetap kondusif.”

Ada juga pengguna twitter yang menyebut aksi ini merupakan sebuah aksi adu domba. “adu domba sudah dimulai, waspadalah!!!” sebut akun @adehardi56.

Dikabarkan kini Polres Samarinda telah menangkap pelaku serta melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Gereja Oikumene. Pelaku dalam kondisi terluka, namun masih sadarkan diri. Saat ini, polisi mengamankan lokasi yang dikerumuni warga sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend