Bom Mobil Meledak di Ibu Kota Turki, Netizen Mengutuk Pelaku

Bom Mobil Meledak di Ibu Kota Turki, Netizen Mengutuk Pelaku

Ledakan Bom Mobil di Ankara, Turki – sumber foto : istimewa

Sebuah bom mobil bunuh diri meledak di dekat halte bus di jantung ibukota Turki pada hari Minggu (13/03) waktu setempat,  menewaskan sedikitnya 34 orang dan melukai sekitar 125 orang lainnya. Dua orang mati diyakini para penyerang, yang salah satunya adalah seorang wanita.

Mengutip abcnews, seorang pejabat senior pemerintah Turki mengatakan, serangan bom bunuh diri yang menggunakan mobil yang terjadi pada jalan utama kota Ankara, Turki yang berdekatan dengan gedung pemerintahan diduga dilakukan oleh militan Kurdi.

Seorang netizen bahkan mengatakan kalau ledakan yang terjadi kali ini sangat fatal, “Fatal explosion hits transit hub in Turkish capital Ankara,” ujar “@szymonsuwala“. Tidak sedikit juga netizen mengutuk pelaku pemboman tersebut ungkap Jimmy melalui akun twitter @A_Rizvi110 “Can’t condemn enough. Isis barbarians are killings innocents ;(” 

Pantauan redaksi eveline pada 14 Maret 2016 pada media sosial mendapati sebanyak 19.688 tweet yang dikicaukan netizen di seluruh dunia memperbincangkan ledakan bom mobil bunuh diri yang terjadi di Kota Ankara, Turki. Dimana mayoritas kicauan dilayangkan oleh netizen Amerika Serikat dengan kicauan mencapai 10.969 tweet.

Ledakan bom ini membuat pengadilan setempat memberlakukan aturan agar gambar maupun video yang menunjukkan dampak ledakan ini dilarang disebarluaskan ke madia sosial facebok maupun twitter. Hal ini dikatakan seorang salah satu official acount twitter media online @SkyNewsBreak “Local media says a court in has ordered a ban on access to Facebook and Twitter in Turkey after images from an explosion were shared”

Hingga saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini, namun Menteri Dalam Negeri Turkey Efkan Ala mengatakan nama kelompok di balik serangan itu kemungkinan akan diumumkan pada hari Senin setelah penyelidikan awal telah diselesaikan.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*