Cerita Warga Masak Batu Karena Lapar Jadi Perbincangan Netizen

Cerita warga masak batu karena lapar bukan cerita isapan jempol belaka. Kisah yang memilukan ini muncul dari salah satu keluarga di Cianjur yang dilanda kemiskinan. Sang ibu harus berpura-pura memasak makanan lantaran anaknya merengek-rengek meminta makanan karena lapar, namun ternyata yang dimasak dan direbus sang ibu adalah adalah batu. Hal itu dilakukan si ibu, agar seolah-olah anaknya merasa bahwa si ibu sedang memasak dan akan menyiapkan makanan untuk sang anak.

Pada akhirnya, karena terlalu lama, si anak yang merengek-rengek tersebut akhirnya tertidur karena lama menunggu ibunya menyiapkan makanan untuknya. Ibu yang masak batu untuk mengalihkan pikiran si anak yang merengek karena lapar itu adalah Iyah (33), istri dari Andun Suherman (45) warga Kampung Bolenglang RT 01/10, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku.

Kisah itu akhirnya terdengar oleh Kapolres Cianjur dan mengantarkannya mengulurkan tangan membantu Pak Andun untuk memiliki rumah layak huni. Meski bukan ranah dan tanggung jawab pihak kepolisian, tak menyurutkan Sang Kapolres bergerak menghimpun Dontur dari beberapa lembaga.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia terkait Perbincangan keluarga Pak Andun di Cianjur masak batu? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 2-3 November 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 3.420 tweet yang membicarakan keluarga Pak Andun di Cianjur masak batu. Netizen juga menyebutkan karena kemiskinan seorang warga cianjur masak batu memenuhi linimasa Twitter sebanyak 1.399 tweet.

Sosok Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu yang telah membantu keluarga Pak Andum juga menarik apresiasi para netizen. Walaupun bukan tanggung jawabnya dia tergerak untuk membantu Pak Andum agar bisa hidup lebih layak, dengan menggalang dana dari para koleganya. Pada akhirnya dia dapat membantu Pak Andum mendapatkan hunian yang layak.

Ungkapan pada laman twitter juga menggambarkan rasa salut para netizen dengan perhatian Kapolres Cianjur. Sebanyak 701 kicauan di laman twitter menungkapkan rasa salut dengan perhatian Kapolres Cianjur. Seperti kicauan dari akun twitter@deassyechie yang menyebutkan “Subhanallah, Pak… semoga Bapak dan donatur lainnya kelak menjadi penghuni rumah di surga.. amiiinn”, juga akun @djadjas menyebutkan “Semoga kebaikan non-linier ini terus menjadi viral di korps Bhayangkara….”

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend