Desakan Ormas Islam Lawan Ahok Merebak Di Daerah, Begini Tanggapan Netizen

desakan

(Sumber foto: Viva.co.id/KilatNews.com)

Seruan jihad dan desakan dari berbagai ormas islam di seluruh penjuru Indonesia kian merebak, menyusul tudingan penistaan agama yang dilontarkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Beberapa daerah tersebut diantaranya yakni, dari Yogyakarta, Jawa Barat, dan Aceh.

Di Yogyakarta, seperti dihimpun dari pos-metro.com, umat Islam se-Yogyakarta yang dipimpin Angkatan Muda (AM) Forum Ukhuwwah Islamiyyah (FUI) Yogyakarta menggelar aksi mengajak umat Islam Yogyakarta berjihad melawan Ahok dan pendukungnya, karena dinilai telah melecehkan Al-Qur’an.

“Saya mengajak Ummat Islam Yogyakarta untuk ber-Jihad menghadapi orang-orang kafir macam Ahok dan pendukungnya yang telah menghina serta melecehkan Al-Quran terutama surat Al Maidah 51. Ahok harus diproses secara hukum Islam,” kata Amir AM FUI Yogyakarta, Ustadz Umar Said.

Sementara itu, dari Jawa Barat, Ketua Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat, Asep Syaipudin, di Polda Jawa Barat, Selasa, 11 Oktober 2016 mengatakan, Ahok yang menggunakan ayat suci Alquran dalam dialog bersama warga di Kepulauan Seribu akhir September lalu telah membuat umat islam tersinggung.

Untuk itu, Ia bersama sejumlah organisasi masyarakat Islam di Jawa Barat mendesak kepolisian untuk memberikan sanksi tegas kepada Ahok, atas dugaan penodaan agama. “Dalam rangka penegakan hukum, Ahok segera ditangkap dan dipenjarakan,” kata Asep Syaipudin, seperti dikutip dari viva.co.id.

Sejauh ini, pihaknya mengaku telah menyerahkan laporan dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh Ahok tersebut ke kepolisian. Ia mengingatkan agar kepolisian dapat memproses dan memperlakukannya secara adil. “Kami sudah di BAP, selanjutnya itu domain kepolisian. Yang jelas kami sudah melapor dan selanjutnya mekanismenya proses hukumnya seperti apa itu domain kepolisian,” katanya.

Sedang di Aceh, menurut pos-metro.com, seruan untuk berjihad muncul dari Laskar FPI Provinsi Aceh. Ada 30.000 Laskar FPI disebutkan siap berangkat ke DKI Jakarta demi melawan Ahok yang disebut sebagai ‘musuh telah nyata’.

“Selama ini para laskar FPI Aceh belum pernah menggunakan keahlian yang telah mereka miliki karena musuhnya belum nyata. Sekarang musuh telah nyata dan perlu diperangi untuk menghilangkan fitnah terhadap Islam yang dilontarkan Ahok, Gubernur DKI. Kami siap berangkat ke Jakarta, memang Ahok belum bertaubat,” sebut Ketua FPI Aceh Muslim At Thahiry kepada Wartawan, Jumat (7/10).

Berikut Pantauan redaksi eveline, mendapati netizen menanggapi soal desakan Ormas Islam melawan Ahok merebak di berbagai daerah. Berikut tanggapan netizen pada linimasa twitter. “lah umat islam pasti gak terimalah mau di jakarta kek,jawa barat kek,sumatra kek melanggar hukum penjarakan”, tulis akun @Joko2boy, bermaksud menyebut hukum harus ditegakkan di Indonesia.

Netizen ini kembali menegaskan soal penegakan hukum, “karna udah sara emang bawa aja ke wilayah hukum penjarakan”. Hal ini senada dengan akun netizen @LaodeSyahrir, sebut, “umat mualim tetap damai, namun hukum jga tetap harus berjalan sesuai aturan”.

Seorang netizen lainnya, nampak meminta kepada pihak berwajib untuk segera bertindak. @VIVAcoid ayo polissiii…!! mana tindakanmuu…..!! @RadioElshinta @detikcom kok adem2 aje…”, dikicaukan akun @twin_bandar. Meski begitu, ada juga netizen yang menanggapi bijaksana. “sudahlah tunjukan islam itu penuh cinta .pwnuh damai doakan pahok dapat hikmahnya dan dapat hidayah”. Tulis netizen dengan akun @DewiFit09275515.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend