Empat Anggota Kodam Siliwangi Terlibat Perampokan Mobil Uang ATM, Netizen: Bikin Malu !!!

Empat Anggota Kodam Siliwangi Terlibat Perampokan Mobil Uang ATM, Netizen: Bikin Malu !!!

Sumber foto: okezone / seputarjabar

Perilaku kriminal kini mulai dilakukan oleh anggota TNI. Empat anggota Kodam Siliwangi ditangkap karena terlibat perampokan mobil uang ATM, September lalu. Tak sekedar isu belaka, kabar ini juga diperkuat oleh pengakuan Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Hadi Prasojo. Ia membenarkan bahwa keempat anggotanya terlibat dalam perampokan kendaraan yang membawa uang milik PT Tunas Artha Gardatama (TAG).

“Saat ini keempat oknum anggota tersebut telah ditangkap oleh pihak Pomdam III/Siliwangi dan akan segera diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Hadi seperti dikutip Kompas. Hadi juga mengatakan bahwa dirinya tak mentolelir pelanggaran sekecil apapun. Terkait perampokan mobil uang ATM tersebut, sanksi berat menanti keempat anggotanya itu. Salah satu sanksinya adalah dipecat secara tidak hormat dari dinas keprajuritan.

Empat anggota Kodam Siliwangi yang terlibat perampokan mobil uang ATM ini pun langsung dikomentari para pengguna media sosial twitter. Mereka menyebut para aparat ini tidak tahu malu. “@kompascom blm kasus penganiayaan, kekerasan yg brusan trjdi, skrng perampokan, Memalukan..” tulis pengguna twitter dengan akun @IlhamfajriFS.

Pengguna twitter @akbarhusnul_30 berkicau mengatakan bahwa mau jadi apa negara ini bila aparatnya menjadi perampok. “@kompascom mau jadi apa negara kalo aparaturnya model begini ? #BikinMalu.”

Ada juga pengguna twitter yang berharap anggota tersebut dipecat dari keanggotaan TNI. “@kompascom pecat anggota kodam 3 siliwangi knpa ga ada kodam 3 nya tulisan nya,pecat buang k laut,” sebut akun twitter @Banyu_Bening076.

Sebelumnya, perampok bersenjata api beraksi di Jalan Cagak, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Subang, Rabu (14/9/2016) petang. Komplotan yang diperkirakan 10 orang itu merampok mobil PT Tunas Artha Gardatama, perusahaan penyedia jasa keamanan swasta. Saat itu, mobil itu membawa uang tunai sekitar Rp17 miliar. Uang yang dibawa kabur para pelaku sekitar Rp 10,9 miliar.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend