Gara-Gara Kabut Asap, Netizen Malaysia & Singapura Sindir #TerimaKasihIndonesia

Netizen Malaysia & Singapura Sindir #TerimaKasihIndonesia – sumber foto: Istimewa

Kabut asap yang sebulan lebih terjadi di berbagai wilayah Indonesia menimbulkan berbagai masalah kesehatan danjuga mengganggu aktifitas kehidupan masyarakat. Mereka yang  tinggal di hampir propinsi di Sumatera dan Kalimantan mengeluhkan masalah yang disebabkan pembakaran lahan dan hutan ini. Perusahaan kelapa sawit diduga berperan besar dalam pembakaran lahan dan hutan yang menjadi penyebab kabut asap.

Tak hanya di Indonesia, kabut asap dirasakan hingga ke wilayah negara tetangga, khususnya Malaysia dan Singapura. Banyak sekolah di Kuala Lumpur, ibukota Malaysia yang terpaksa meliburkan siswanya karena bahaya kabut asap. Begitu juga pemerintah Singapura menghimbau warganya untuk mengurangi aktifitas luar ruang karena bahaya kabut asap.

Kesal dengan perkara kabut asap asal Indonesia, banyak netizen kedua negara jiran ini mengkritik lambannya penanganan kabut asap. Mereka mempertanyakan keseriusan pemerintah Indonesia dalam mengatasi bencana akibat pembakaran lahan dan hutan di Sumatera dan Kalimantan.

Para netizen Malaysia dan Singapura bahkan kompak menggunakan hashtag #TerimaKasihIndonesia untuk menyindir Indonesia. Mereka mencuitkan berbagi komentar satir terkait kabut asap yang mengganggu kedua negara tersebut. Tidak terima dengan sikap netizen negeri jiran, para netizen Indonesia balik menyindir Malaysia dan Singapura yang selama ini dianggap banyak merugikan Indonesia dengan mengklaim hasil alam, seperti ikan dan kayu, serta budaya Indonesia, namun tidak pernah berterimakasih. “Perang” sidir antara ketiga negara bertetangga ini ramai berlangsung beberapa hari belakangan.

Bagaimana publik, khususnya netizen Indonesia atas sindiran netizen Malaysia dan Singapura soal kabut asap? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 16  September 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 2.475 tweet yang membicarakan tentang kabut asap di Malaysia. Hampir seluruh cuitan berasal dari netizen Malaysia yang mengeluhkan dampak kabut asap di negeri tersebut.

Sementara itu, netizen negeri jiran Singapura mencuitkan lebih banyak tweet. Sejumlah 4.814 tweet bicara tentang kabut asap asal Indonesia yang sudah beberapa waktu dirasakan masyarakat Singapura. Mereka juga mengeluhkan soal berbagai gangguan kesehatan akibat hasil pembakaran lahan dan hutan ini.

Para netizen dari kedua negara tersebut juga kompak menggunakan hashtag #TerimaKasihIndonesia untuk menyindir pemerintah dan masyarakat Indonesia soal kabut asap. Sejauh ini, hingga berita diturunkan, hahstag #TerimaKasihIndonesia sudah digunakan netizen kedua negara tetangga tersebut sebanyak 14.808 tweet.

Sedangkan balasan dari netizen Indonesia atas cuitan satir netizen tetangga di atas juga banyak dilakukan. Mereka menggunakan hashtag #SamaSamaMalaysia. Sejauh ini, hashtag tersebut baru digunakan netizen Indonesia sebanyak 647 tweet.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend