Kemenhub Bekukan Sementara Izin Pelayanan, Dua Maskapai Disindir Netizen

maskapai

(Sumber foto: www.sayangi.com/www.merdeka.com)

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membekukan sementara izin kegiatan pelayanan penumpang dan bagasi dua maskapai penerbangan, yakni PT Lion Group dan PT Indonesia AirAsia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Penerbitan surat pembekuan ini bertujuan untuk perbaikan dalam pelayanan penerbangan jasa,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/5/2016).

Suprasetyo mengatakan pemerintah membuat keputusan tersebut berdasarkan Undang Undang Nomor 1/2009 tentang Penerbangan, Peraturan Menteri Nomor 55/2015 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil dan Peraturan Menteri Nomor 56/2015 tentang Kegiatan Pengusahaan di Bandar Udara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Nomor 187/2015.

Suprasetyo melanjutkan, pembekuan izin tersebut berlaku selama lima hari sejak diterbitkannya surat pembekuan.  Sebagai konsekuensi dari pembekuan izin kegiatan pelayanan di bandara tersebut, ia mengatakan, kedua perusahaan harus mencari perusahaan jasa pelayanan penumpang dan bagasi lain untuk melayani pengguna jasa penerbangan mereka selama lima hari.

Pantauan redaksi eveline periode 18 Mei 2016 pada media sosial twitter, mendapati netizen perbincangkan mengenai  Kementerian Perhubungan membekukan sementara izin kegiatan pelayanan penumpang dan bagasi PT Lion Group dan PT Indonesia AirAsia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Berikut komentar netizen pada linimasa twitter yang terpantau tim redaksi eveline. “ke laut aja lah dua perusahaan ini. Heran baru sekarang. Apa kerjanya pihak yg berwenang? Setiap terbang selalu terlambat”, dikicaukan akun @arifiantotan, nampak meluapkan kekesalannya karena dua perusahaan tersebut dinilainya sering terlambat (delay).

Selanjutnya, seorang netizen lain dengan akun @jang_babang, nampak dengan keras berkomentar, “berharap bubar aja ni maskapai”. Sedang netizen dengan akun  @B_Hendratmo1, menyebut, “Pertegas utk pelayanan prima”. Terlihat memberi dukungan atas kebijakan Kementerian Perhubungan yang membekukan sementara selama lima hari izin kegiatan pelayanan dan bagasi bagi Lion Air dan Air Asia, agar lebih prima lagi dalam memberikan pelayanan ke publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend