Liburan Mewah Raja Salman di Prancis Menuai Kritikan Netizen

Semua orang pasti akan menyempatkan berlibur setelah lelah dalam mengerjakan pekerjaan atau sekolah. Tak terkecuali Salman bin Abdulaziz Al Saud, yang merupakan Raja Arab Saudi ketujuh, Penjaga Dua Kota Suci, dan pemimpin Wangsa Saud, yang berlibur di Prancis mulai Sabtu (25/7) hingga tiga minggu kedepan.

Yang menjadikan liburan Raja Salman ini disorot publik adalah jumlah pengiring yang ia bawa. Raja Salman membawa sebanyak 1.000 pengiring untuk berlibur ke Prancis, jumlah yang sangat besar tentunya. Dari 1.000 pengiring, yang termasuk keluarga sang raja akan ditempatkan di villa pribadi. Villa itu berada sepanjang satu kilometer antara Antibes dan Marseille. Sementara sekitar tujuh ratusan pengiring sisanya akan ditempatkan di hotel-hotel mewah di Cannes.

Bagaimana tanggapan netizen terkait liburan Raja Arab Saudi yang membawa 1.000 pengiring dalam liburannya ke Prancis? Berikut rangkuman redaksi Eveline khusus untuk anda.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 27 Juli 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Perbincangan tentang Raja Arab Saudi yang membawa 1.000 pengiring saat liburan mendapat komentar sebanyak 3.290 tweet.

Berlibur di Negara Prancis dan membawa pengiring sebanyak 1.000 orang pasti mengeluarkan dana yang tidak sedikit. Tapi, seperti kita ketahui bersama, para raja arab adalah golongan orang kaya raya. Kehidupan mewah yang dikelilingi harta melimpah sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka. Jadi wajar jika liburan para raja Arab Saudi, salah satunya Raja Salman termasuk kategori liburan yang sangat mewah. Liburan raja Arab Saudi yang sangat mewah ini mendapat respon netizen sebanyak 1.444 tweet.

Menurut Mirror, Raja yang berusia 79 tahun itu kabarnya mendapat izin membangun sebuah lift yang dibuat diatas jalur beton. Lift yang merupakan akses dari villa menuju pantai itu nantinya akan digunakan khusus rombongan sang raja.

Tak berhenti sampai disitu, Raja Salman berencana membangun tangga dan jalur setapak dari kayu. Tangga tersebut terbentang dari villa miliknya menuju Pantai Mirandole di Vallauris. Dengan jalan setapak itu, kaki Raja Salman tidak akan menyentuh pasir. Sebelumnya Raja Salman juga menutup Pantai Riviera demi liburannya ini.

Langkah aneh sang raja tersebut memicu kemarahan dari warga di Cote d’Azur. Hal ini langsung direspon warga dengan membuat petisi penolakan penutupan pantai. Hingga delapan hari terakhir, sudah lebih dari 45 ribu orang yang menandatangani petisi tersebut. Tak hanya petisi, warga kemudian melakukan protes dengan cara beramai-ramai melakukan aksi telanjang. Sebanyak 398 tweet berkicau tentang protes warga dengan cara beramai-ramai telanjang ini.

***

Loading...

3 thoughts on “Liburan Mewah Raja Salman di Prancis Menuai Kritikan Netizen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend