Merebak Jasa Nikah Siri Online, Ini Tanggapan Pengguna Medsos

Ilustrasi Nikah Sirih

Dianggap membuat resah masyarakat, akhirnye Kementerian Agama melaporkan adanya situs-situs online yang melayani jasa nikah siri kepada Kementerian Kominfo. Setidaknya terdapat lebih dari 45 halaman situs yang dilaporkan untuk dilakukan pemblokiran. Hingga berita ini diturunkan, belum semua situs layanan nikah siri online dapat diblokir oleh Kominfo.

Pantauan redaksi eveline sepanjang Maret 2015 pengguna media sosial khususnya twitter, ramai membicarakan adanya jasa nikah siri online. Tercatat 14.134 kicauan tweeps membicarakan keberadaan nikah siri online. Tidak tanggung-tanggung, sebagian besar pembicaraan mengecam jasa seperti ini sebagai bentuk modus baru pelacuran. Dari 14.314 kicauan, tercatat 856 kecaman masyarakat yang menyatakan nikah siri online adalah haram untuk dilakukan.

NIKAH SIRI ONLINE

Pembicaraan pengguna Twitter terhadap Jasa Nikah Siri Online

Pembicaraan tentang jasa nikah siri online menjadi lebih heboh setelah pada tanggal 18 Maret 2015, Kementerian Agama membuat permohonan pemblokiran situs-situs jasa nikah siri online. Laporan Kemenag tersebut mencapai puncak pembicaraan di twitter pada 22 Maret, dimana pembicaraan mencapai 2.233 tweet. Dukungan terhadap laporan kementerian agama untuk memblokir keberadaan situs-situs jasa nikah siri online cukup meluas. Setidaknya terdapat 2.358 tweet atau 12 persen dari total pembicaraan.

Pengguna medsos di twitter juga membicarakan pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI)  tentang jasa nikah siri online. Jumlah kicauan tentang pernyataan haram dari MUI mencapai 1.200 tweet sepanjang Maret 2015. Secara tegas MUI menyatakan bahwa nikah siri online adalah kedok dari modus baru praktek pelacuran.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend