Netizen Dukung BNN Perangi Ganja Palsu Asal China

Ganja Palsu Asal China – sumber foto: Istimewa

Badan Narkotika Nasional (BNN) memang patut diacungi jempol. Kiprahnya dalam melawan penyalahgunaan narkoba di Indonesia salah satunya dengan menangkap para penyelundup terus membuahkan hasil. Terakhir, badan nasional yang berkantor pusat di kawasan Cawang Jakarta ini berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lebih kurang 232 kilogram ganja dari Aceh.

Operasi penangkapan penyelundup ganja tersebut digelar pada Jumat 7 Agustus 2015 lalu, di mana dua mobil Avanza dan Xenia membawa ratusan kilogram ganja dihadang aparat BNN di kawasan Tegineneng Lampung. Bekerjasama dengan pihak kepolisian sektor Tegineneng, aparat BNN sempat terlibat dalam kejar-kejaran dengan para pelaku yang coba melarikan diri.

Namun, upaya para penyelundup ini akhirnya gagal setelah mobil Xenia yang mereka tumpangi menabrak pagar sekolah, sementara mobil Avanza akhirnya ditinggal pengemudinya yang melarikan diri. Dari dalam kedua mobil tersebut aparat menyita barang bukti ganja yang coba diselundupkan ke Jawa dengan tujuan gudang ganja di kawasan Cianjur Jawa Barat melalui jalur lintas Sumatera tersebut. Ditangkap pula seorang pengemudi berinisial SOF.

Sementara itu, kabar mengejutkan datang dari negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Masih terkait dengan peredaran narkoba jenis ganja, aparat pemberantasan narkoba Amerika tengah dibuat pusing dengan maraknya peredaran ganja asal China. Bukan sembarang ganja, namun ganja palsu alias sintetis. Karena ganja yang kini beredar luas hampir di seluruh negara bagian Amerika tersebut tidak dibuat dari tanaman ganja, melainkan dari bahan kimia berbahaya.

Para pengguna ganja mengenalnya dengan berbagai nama, K2, Spice, Bizarro, Scooby Snax, Kryp2nite dan Stoopid untuk menyebut ganja palsu asal China ini. Menurut aparat DEA, ganja palsu asal China sangat berbahaya karena penggunaannya bisa menyebabkan kematian dan berbagai gangguan kesehatan seperti kepanikan, paranoid, serangan panik, serangan psikotik dan halusinasi. Para pengguna menyebutnya sebagai sindrom zombie.

Berdasarkan penelitian DEA, ditemukan ganja palsu ini mengandung senyawa kimia THC seperti yang ada dalam heroin. Tingkat bahaya penggunaan ganja palsu ini 10 kali lebih mematikan dibanding ganja asli. Bahkan, American Association of Poison Control Centres yang menerima lebih dari 5.200 laporan via telepon terkait ganja palsu asal China ini.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas upaya BNN memberantas penyelundupan narkoba dan maraknya ganja palsu asal China? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 18 – 20 Agustus 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 14.480 tweet membicarakan tentang maraknya peredaran narkoba, khususnya ganja di Indonesia.

Netizen menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memberantas penyelundupan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Lewat 1.693 tweet netizen menyatakan dukungan ini dan menghimbau publik untuk menghindari penyalahgunaan narkoba.

Terkait dengan ganja palsu asal China, netizen membicarakannya sebanyak 1.443 tweet. mereka menyebut ganja palsu asal China yang sangat berbahaya tersebut sudah mulai masuk ke Indonesia. Netizen menghimbau BNN untuk aktif mengambil tindakan akan hal ini.

Sementara itu, terdapat 354 tweet yang menyatakan keherannya atas pemalsual ganja yang dilakukan China. Menurut netizen China adalah negara yang memalsukan barang apa saja, bahkan ganja juga dipalsukan. Netizen mengacu maraknya peredaran ganja palsu asal China di Amerika Serikat di mana sebegitu mematikannya narkoba ini sampai penggunanya banyak yang tewas terkapar di jalanan. Hal ini dinyatakan netizen lewat 114 tweet.

***

One thought on “Netizen Dukung BNN Perangi Ganja Palsu Asal China

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend