Netizen Heboh Siswi SMP Tewas di Bogor Setelah Disodomi

Siswi SMP Tewas Disodomi – sumber foto: Istimewa

Kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Indonesia. Kali ini menimpa Adinda Anggia Putri, warga Jalan Bendungan Jatiluhur RT 5/2, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Korban yang baru berusia 12 tahun tersebut ditemukan tewas pada Jumat, 23 Oktober 2015, dalam kondisi mengenaskan dengan wajah dan tubuh penuh luka di areal Perhutani RPH Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Identitas siswi MTs Al-Mubarak Jatiluhur, Jakarta Pusat tersebut diketahui setelah ibu korban, Gariani, mengidentifikasi jasad korban di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur pada Senin, 26 Oktober 2015. “Saya kenali dari wajah, jari tangan, dan behel gigi,” ungkap Gariani sebagaimana dikutip dari Kompas.com

Menurut ibu korban, Adinda menghilang sejak Kamis, 22 Oktober 2015 dari sekolahnya. Keluarga korban mencoba mencari keberadaannya namun tak berhasil ditemukan. Akhirnya, mereka melaporkan kehilangan ini ke polisi ada Minggu, 25 Oktober 2015.

Korban Adinda sendiri ditemukan pertama kali oleh pekerja perkebunan pada pukul 08.00 WIB. Kondisi korban mengenaskan dengan wajah penuh luka dan hanya mengenakan rok seragam SMP warna biru dalam kondisi tersingkap. Sementara, tubuh bagian atas korban hanya tertutup bra.

Pihak kepolisian yang menangani kasus ini kemudian melakukan otopsi terhadap korban. Ditemukan Adinda menjadi korban perkosaan sebelum dibunuh. Bukan perkosaan biasa, lantaran hasil otopsi menyebut korban diperkosa lewat saluran belakang alias disodomi.

“Hasil visum menunjukkan, yang bersangkutan diperkosa lewat belakang karena bagian depan sedang haid. Ini pembunuhan cukup keji,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti sebagaimana dikutip dari Kompas.com

Hingga saat ini polisi masih melakukan penyidikan untuk mengungkap identitas pelaku perkosaan sekaligus pembunuhan siswi SMP tersebut.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas kasus pembunuhan terhadap siswi SMP yang disertai perkosaan dengan cara sodomi tersebut? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 29 – 30 Oktober 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 2.549 tweet membicarakan tentang pembunuhan siswi SMP di Bogor. Netizen ramai menyebut korban yang baru 12 tahun terlebih dulu diperkosa oleh pelaku.

Netizen ramai menghujat dengan menyebut pelaku sangat kejam dan tak berperikemanusiaan karena melakukan perkosaan dengan cara menyodomi korban. Lewat 832 tweet, netizen menyuarakan kecaman terhadap aksi pemerkosa siswi SMP tersebut.

Netizen mengutip pernyataan polisi bahwa korban diperkosa lewat saluran belakang setelah ditemukan bahwa korban tengah datang bulan. Hal ini disebut-sebut netizen lewat 437 tweet. Lebih lanjut, netizen menuntut polisi segera menangkap pelaku sehingga bisa dihukum seberat mungkin. Tak sedikit dari 329 tweet cuitan netizen yang mendesak pelaku dihukum mati.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*