Netizen Perbincangkan Antasari Azhar Bebas Bersyarat 10 November

Netizen Perbincangkan Antasari Azhar Bebas Bersyarat 10 November

Sumber foto: merdeka / kompasiana

Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar kabarnya akan bebas bersyarat pada 10 November 2016 mendatang. Hal ini berdasar pada surat keputusan bebas bersyarat dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Kabar bebasnya Antasari ini juga dibenarkan oleh kuasa hukum Antasari, Boyamin Saiman.

“Surat sudah di pihak Lapas dan sudah ditunjukkan kepada Pak Antasari,” ujar Boyamin seperti dikutip Detik, Minggu (31/10). Ia juga mengucap terima kasih kepada pemerintahan Joko Widodo atas kebijakan tersebut. Selain pada Presiden Joko Widodo, Bonyamin juga mengucapkan terima kasih pada Menteri Hukum dan HAM atas pelakuan selama ini pada Antasari. Termasuk saat menjenguk Antasari ketika sedang berada di rumah sakit.

Bebasnya Antasari Azhar ini juga banyak diperbincangkan pengguna media sosial twitter. “@detikcom sosok pemimpin idaman.. selamat datang kembali pak antasari.. semoga bapak bisa melanjutkan tugas penting buat negara ini,” tulis pemilik akun @bale047 yang berkicau mengucapkan selamat pada Antasari.

Kicauan senada juga diutarakan akun @rajivgaluh. “@detikcom goodluck selamat berkumpul kembali beserta keluarga.”

Pengguna twitter dengan akun @Emiliasuwardji2 menyebut bahwa Antasari tidak bersalam dalam kasus ini. “@detikcom sedari awal aku berkeyakinan bhw Bpk tidak bersalah,salahnya hanya Bpk terlalu bersemangat bongkar kasus yg sangat sakral.”

Ada juga pengguna twitter yang menyebut Antasari sebarnya adalah pihak yang terkena fitnah. “@detikcom Orang jujur yg terfitnahkan, sosok2 seperti ini sllu ditenggelamkan dibenam rezim penguasa ini. Semoga beliau sehat2 selalu.” sebut akun @rizwunche.

Pada 11 Februari 2010 lalu, Antasari divonis 18 tahun penjara karena disebut menjadi otak pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Kini, setelah lebih kurang 6 tahun menjalani masa hukuman dan mendapatkan remisi, Antasari akan segera menghirup udara bebas.

Satu tahun jelang kebebasannya ini, Antasari diharuskan menjalani proses asimilasi dengan melakukan pekerjaan di sebuah kantor notaris. Mantan jaksa itu digaji sebesar Rp 3 juta per bulan. Uang gajinya itu langsung disetor ke negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*