Pendukung La Nyalla Demo Kejati Jatim, Netizen Menanggapi Nyinyir

La Nyalla

(sumber foto: nasional.news.viva.co.id / regional.kompas.com)

Ratusan massa yang mengenakan atribut Pemuda Pancasila (PP) berdemo di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Demo massa tersebut, usai La Nyalla Mattaliti ditetapkan oleh kejaksaan sebagai tersangka kasus korupsi pembelian IPO Bank Jatim sebesar Rp 5,3 miliar. Menurut penyidik, La Nyalla menggunakan dana hibah untuk kepentingan pribadi, menggunakan dana APBD merupakan pelanggaran.

Dalam aksi massa itu, mereka sempat mengkritisi Kejaksaan Tinggi Jatim yang menetapkan La Nyalla Mattalitti sebagai tersangka. “Kenapa dengan ketua kami. Ini ada konspirasi politik,” ujar Basuki, salah satu pendukung La Nyalla di depan kantor kejati, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (16/3/2016).

Ia meminta, Kejaksaan Tinggi untuk mencabut penetapan tersangka terhadap La Nyalla Mattalitti. “Kami meminta kejaksaan untuk mencabut penetapan tersangka ketua kami, karena ada indikasi politis,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan koordinator aksi, Zahdi, yang mengatakan bahwa La Nyalla Mattalitti dikriminalisasi. Kasus hibah Kadin menurutnya sudah selesai dan berkekuatan hukum tetap, namun kenapa diungkit lagi.

Tampak, hingga pukul 18.30 WIB, massa pendukung La Nyalla masih bertahan di depan kantor kejati di Jalan Frontage sisi barat A Yani. Sedang petugas kepolisian dengan dua unit mobil water cannon, juga sudah siap siaga guna membubarkan paksa aksi tersebut.

Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Radiant, sebelumnya telah mengingatkan massa untuk membubarkan diri. “Sesuai undang-undang, kebebasan berkumpul dan berserikat di tempat terbuka dibatasi hingga pukul 18.00. Dimohon untuk membubarkan diri atau kami bubarkan paksa,” tegasnya.

Sempat sedikit terjadi ketegangan setelah peringatan disampaikan polisi. Namun, begitu polisi bersiaga membubarkan paksa, massa PP serentak membubarkan diri.

Pantauan redaksi eveline periode 16-17 Maret 2016 pada media sosial twitter, mendapati sebanyak 914 tweet memperbincangkan mengenai pendukung La Nyalla demo Kejati Jatim. Perbincangan mengenai pendukung La Nyalla demo Kejati Jatim telah menjangkau sebanyak 751 akun twitter.

Sementara itu, di saat yang hampir bersamaan, di rumah dinas Kepala Kejati Jatim, Maruli Hutagalung, polisi memperketat penjagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sejumlah petugas polisi dan pihak keamanan Kejati Jawa Timur terlihat berjaga-jaga di depan pintu rumah dinas Kejati Jatim.

Berikut komentar netizen terpantau tim redaksi eveline di twitter. “Ditetapkannya la nyaala sbg tersangka korupsi mempercepat reformasi tata kelola di tubuh pssi..kedepan akan muncul ketum pssi baru…”, dikicaukan akun @tondowi, yang nampak menyebutkan akan adanya percepatan reformasi di tubuh PSSI usai La Nyalla ditetapkan sebagai tersangka, serta akan munculnya ketum PSSI baru pengganti La Nyalla.

Selanjutnya netizen lain nampak menanggapi kicauannya, tersebut, “@tondowi kelakuan la nyalla yg mengerahkan massa untuk demo kejati jatim hrus dihajar”, tulis akun @yaqinchoirul, nampak tidak setuju dengan sikap La Nyalla yang mengerahkan massa untuk berdemo.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend