Penolakan Warga Penjaringan Pada Ahok Jadi Perbincangan Netizen

Penolakan Warga Penjaringan Pada Ahok Jadi Perbincangan Netizen

Sumber foto: Viva News

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghadiri acara peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (23/6) kemarin. Tak seperti biasanya, Ahok terlihat terburu- buru. Ia pun hanya memberikan kata sambutan selama 10 menit. Hal ini dilakukan karena jadwal kunjungan Ahok yang masih padat.

Warga yang mengetahui kedatangan Ahok pun berusaha mencegat mobil sang gubernur. Tak lama kemudian, terjadilah bentrokan antara warga dan polisi. Bentrokan terjadi di Jalan Bandengan Utara, jalan utama yang letaknya sekitar 40 meter dari lokasi peresmian. Bentrokan pecah saat upaya pengadangan mobil Ahok, gagal dilakukan.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, mobil yang ditumpangi Ahok tidak melalui Jalan Bandengan Utara untuk mencapai lokasi. Ahok juga tidak melalui jalan utama untuk meninggalkan lokasi. Massa yang telah berkumpul sebelum kedatangan Ahok, mulai meluapkan emosi. Mereka melempari aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga dengan batu.

Massa diketahui berasal dari Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI). Mereka bergabung bersama ratusan warga bekas gusuran kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono.

Penolakan warga Penjaringan ini pun menjadi perbincangan pengguna media sosial twitter. Pantauan redaksi Eveline, banyak pengguna twitter yang mengomentari kaburnya Ahok saat terjadinya kerusuhan. “Belum ada dalam sejarah bangsa ini, kepala daerah diusir rakyatnya seperti Ahok di usir rakyat Jakarta. #CatatanKaki,” kicau akun @PrijantoRabbani.

Sama halnya dengan kicauan akun @KedahTawakal. “Ahok Gubernur yang Terusir.”

“Temen2nya pak Ahok yang sejuta orang itu pada kemana ya? Belain dong, kasian kan..” sindir akun @rifkychaerul. Ada juga yang mengkritik pihak kepolisian dan Satpol PP yang melindungi Ahok. “Aparat itu digaji dari pajak rakyat bukan digaji Ahok Taikers…buktikan aparat adalah alat negara bukan pjbt korup,” tweet akun @sutrisnorachma1.

Akibat bentrokan ini, dua polisi dikabarkan mengalami luka- luka. Kedua korban luka merupakan anggota dari Polsek Metro Penjaringan. Mereka terluka akibat kena lemparan batu dan benda keras lainnya, yang dilemparkan warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend