Polisi Lakukan Tes DNA Orang Dekat Pembunuhan Bocah dalam Kardus, Netizen Ramai Berkomentar

Kasus pembunuhan bocah di dalam kardus terus mengalami perkembangan. Berbagai upaya terus dilakukan pihak kepolisian untuk mencari siapa pelaku pembunuhan bocah dalam kardus ini. Salah satunya dengan melakukan tes DNA terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus itu. Dikutip dari VivaNews, tim DVI Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya akan mencocokkan DNA saksi yang terduga pelaku.

Sebelumnya diberitakan, warga Kalideres Jakarta Barat, Jumat malam (2/10) lalu dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat bocah perempuan di dalam kardus. Awal mula kejadian, warga sekitar yang melintas di Jl. Sahabat, RT 05/05 Kelurahan Kamal, Kalideres melihat sebuah kardus teronggok di jalan. Saat coba dibuka, ditemukan sesosok mayat perempuan dalam kondisi tubuh menekuk dengan tangan dan kaki terikat lakban.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan terhadap kasus pembunuhan bocah dalam kardus di media sosial, khususnya Twitter selama periode 7-8 Oktober 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Redaksi Eveline mendapati 1.790 tweet yang membicarakan tentang polisi yang melakukan tes DNA terhadap orang-orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan bocah dalam kardus tersebut.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Musyafak, mengatakan, saksi (terduga pelaku) diambil sampel DNA pada Senin malam (6/10). Untuk pengambilan sampel DNA, petugas mengambil sampel DNA dari swab mukosa atau air liur para saksi (terduga pelaku).

Swab mukosa dipilih karena ini adalah pengambilan yang paling tidak menyakitkan. Nantinya, sampel DNA dari keempat orang tersebut akan dicocokkan dengan air mani yang ditemukan di organ vital korban saat dokter forensik melakukan visum dan otopsi.

Setelah ditelusuri, saksi yang diperiksa DNA nya tersebut merupakan tetangga-tetangga korban. Dari 9 orang yang diperiksa, 4 orang diantaranya merupakan pria-pria yang sampai saat ini masih single. Polisi yang melakukan pemeriksaan DNA terhadap tetangga-tetangga korban mendapat respon pengguna twitter Indonesia sebanyak 187 tweet.

Berita terbaru dari detiknews mengatakan bahwa dari pemeriksaan tersebut ditemukan adanya kecocokan DNA. 152 tweet berkicau tentang polisi yang menemukan kecocokan DNA dengan orang dekat korban. Hasil tes DNA terhadap salah satu barang milik korban ternyata cocok dengan DNA salah satu saksi yang potensial mengetahui soal pembunuhan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*