Polisi Panggil Munarman dan Habib Rizieq, Netizen Berkomentar

Polisi Panggil Munarman dan Habib Rizieq, Netizen Berkomentar

Sumber foto: tempo / arrahmah

Pihak kepolisian telah mengirimkan surat panggilan pada korlap Aksi Bela Islam, Munarman atas dugaan menghina Presiden Jokowi pada saat Aksi Bela Islam 4 November lalu. Selain Munarman, Habib Rizieq juga mendapatkan surat yang sama, Senin (21/11).

Habib Rizieq Shihab mendapat surat panggilan bernomor S.Pgl/21335/XI/2016/Ditreskrimum, sementara Munarman mendapat bernomor S.Pgl/21334/XI/2016/Ditreskrimum. Keduanya dinilai melanggar Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa.

Munarman sendiri menegaskan bahwa panggilan ini merupakan diskriminalisasi terhadap ulama dan aktivis Islam. “Kezaliman dan kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis Islam. Kasus Ahok dilambat-lambatin (sementara) ulama dan aktivis dikriminalisasi dengan cepat,” ujar Munarman seperti dikutip dari Islam Pos.

Dalam surat panggilan itu disebutkan bahwa kepolisian meminta Munarman dan Habib Rizieq datang ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Kamis, 24 November 2016 untuk diperiksa dan didengar keterangannya. Surat yang dibuat oleh AKBP Fadli Widiyanto selaku penyidik itu dikirimkan ke Kantor DPP FPI di Jalan Petamburan.

Dipanggilnya Munarman dan Habib Rizieq pun langsung dikomentari para pengguna media sosial twitter. “Munarman & Rizieq dipanggil polisi. FPI minta doa seluruh umat Islam. (((seluruh))) apa seluruhnya sudi?” tulis pengguna twitter dengan akun @absolutia.

Pemilik akun @DianaMasayu mempertanyakan alasan pemanggilan 2 pentolan FPI tersebut. “Habib Rizieq dan Pak Munarman diPolisikan, ha!!! kagak salah nih, hadeuh hukum kebolak-balik, noh Ahok penista agama tersangka kapan diciduk.”

Ada juga pengguna twitter yang mendoakan Munarman dan Habib Rizieq agar segera bertaubat kembali ke jalanNya. “Ya Allah.. Semoga Rizieq Shihab dan Munarman lekas bertobat dari membela agamaMu dengan cara-cara yang mungkar. Amin!” sebut akun @afif_idea.

Pengguna akun twitter @kv_kahfi menyebutkan bahwa semuanya tidak akan begini apabila polisi telah memenjarakan tersangka kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama. “Bila tersangka dipenjara tdk mungkin akan kaya gini, Keadilan sudah mati suri semoga habib rizieq dan munarman selalu dilindungi allah swt.”

Pasal 207 KUHP yang dituduhkan pada Munarman dan Habib Rizieq berpotensi membuat keduanya mendekam di tahanan paling lama setahun enam bulan. Berikut isi pasal 207 dalam KUHP: “Barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend