Republikan Khawatir Sikap Rasis Donald Trump Pengaruhi Pemilih

Netizen Dunia Kecam Pernyataan Donald Trump Soal Muslim Dilarang Masuk ke AS

Para pendukung kandidat presiden Donald Trump dari partai Republik mulai khawatir dengan pemilihan isu kampanye Trump yang cenderung rasis. Tim kampanye Trump mulai mengkhawatirkan gaya kampanye Trump yang cenderung menyudutkan kaum minoritas di negara Adi Daya tersebut. Mereka juga khawatir sikap Trump memberikan keuntungan bagi kandidat dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

Seperti diketahui, dalam seminggu ini Trump terus mengkampanyekan bahwa dirinya khawatir dengan sikap tidak adil Hakim Muslim. Trump menyebutkan bahwa hakim-hakim Muslim pasti akan bertindak tidak adil karena dirinya ingin membatasi masuknya orang-orang Muslim ke Amerika Serikat.

Konsultan strategi dan kampanye Partai Republik, Brian Walsh seperti dikutip dari Washington Post menyebutkan gaya Trump merusak kandidat Republik lainnya. “Pemilihan isu Trump membuat partai republik menjadi sasaran kemarahan masyarakat Amerika melalui media sosial” ujarnya.

Meskipun demikian, trump juga memiliki pendukung yang sangat fanatik. Tidak semua netizen Amerika menolak pernyataan Trump. Bahkan kebanyakan netizen ini mendukung. Seperti yang disampaikan oleh pemilik akun @cristinalaila1. Netizen ini berkomentar “Trump supporter attacked👉🏻media silent. If he were a Muslim, there would be lawsuits & it would be a hate crime! “.

Seperti ketahui, Trump dianggap oleh publik Amerika tidak konsisten. Netizen menyebut trump pernah menyerang Presiden Obama bahwa atlit muslim tidak dapat dianggap sebagai seorang pahlawan. Sementara, Trump menyebut Muhammad Ali yang notabene sebagai seorang Muslim sebagai pria yang luar biasa. Trump menyebut “Muhammad Ali is dead at 74! A truly great champion and a wonderful guy. He will be missed by all!”.

***

Loading...

One thought on “Republikan Khawatir Sikap Rasis Donald Trump Pengaruhi Pemilih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend