Ridwan Kamil Bersitegang Dengan Pemkot Surabaya, Netizen Tanggapi Negatif

Ridwan

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sedang bersitegang dengan Pemerintah Kota Surabaya. Pasalnya, kunjungan kerja oleh Wakil Wali Kota Bandung dan Kepala Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung ke Surabaya pekan lalu, disebut-sebut tidak diacuhkan Pemkot Surabaya. Dia menyesalkan Pemkot Surabaya yang tidak menerima kunjungan wakilnya, Oded M Danial.

Ridwan Kamil pun melontarkan kicauannya di media sosial twitter, terkait hal tersebut, “Sy menyesalkan, Wakil walikota Bdg ditolak studi banding ol pemko Surabaya. Insya Allah dg visi NKRI kami di Bdg akn terima siapapun ut studi”, “’walaupun dibegitukan, kami tetap dgn terbuka menerima tim pemko Surabaya di Des’15 yg studi banding terkait manajemen raskin ke pemkot bdg.” Tulis Ridwan Kamil, sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (24/2/2016).

Ridwan Kamil menjelaskan, Pemerintah Kota Bandung tidak pernah melakukan penolakan kepada pemerintah kabupaten atau kota yang ingin bertukar ilmu atau melakukan kunjungan kerja. “Kita biasa terima studi banding dari banyak tempat. Sekalinya kita di sana kita ditolak, saya tidak tahu alasannya,” tuturnya.

Bahkan, lanjutnya, pada Desember 2015 lalu Pemkot Bandung dengan tangan terbuka menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kota Surabaya yang ingin belajar manajemen pembagian beras untuk orang miskin. “Desember 2015 kita menerima tim Pemkot Surabaya yang ingin studi banding manajemen raskin karena kita juara se-Jawa Barat karena bisa gratis. Tidak ada masalah, kita mah mau terima siapa saja belajar ke Bandung. Silakan, ilmu mah hanya sementara,”  tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial pada saat melaksanakan studi banding bersama Kepala Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung, Pemerintah Surabaya menolak kunjungan kerja tersebut tanpa alasan yang jelas. “Saya sudah sampai ke Surabaya, alasannya tidak ada yang jelas,” kata Oded.

Padahal Oded bersama 8 orang pejabat Pemerintah Kota Bandung berharap dapat belajar kiat-kiat sukses dari Pemerintah Kota Surabaya dalam meningkatkan dan mengelola penerimaan pajak. “Yang ingin dipelajari adalah berbagai aspek pajak. Karena kita tahu dan dapat informasi mereka (Pemkot Surabaya) luar biasa besar pendapatannya. Dari berbagai hal mereka lebih baik kita akui,” tuturnya.

Tapi sayang, Oded bersama rombongannya terpaksa pulang dengan tangan hampa. Padahal, prosedur surat menyurat resmi untuk melaksanakan kunjungan kerja kepada Pemerintah Surabaya sudah dilakukan dengan alur yang benar.

Sementara itu, pihak Pemerintah Kota Surabaya menyesalkan kicauan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di twitter. Pejabat Pemkot Surabaya pun meradang dituding menolak kunjungan Wakil Wali Kota Bandung. Kepala Dinas Cipta Karya Surabaya Ery Cahyadi langsung mereaksi keras. “Kita tidak tahu apa maksud wali kota Bandung seperti itu,” kata dia, Rabu (24/2/2016).

Sebaliknya, ia mengaku jika Pemkot Surabaya selama ini menjalin hubungan baik antar dinas pemerintah kota Bandung. Tidak pernah ada penolakan kedatangan utusan dari Bandung. “Makanya saya bingung tiba tiba saja Pak Ridwan Kamil berkicau di twitter. Tentunya semua surat masuk dulu ke bagian umum kan,” terang Ery Cahyadi.

Hal itu juga ditanggapi dingin oleh Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. Ia menyayangkan sikap Ridwan Kamil yang seharusnya bisa menyikapinya secara negarawan bukan dengan sikap kekanak-kanakan. “Seharusnya kan bisa disikapi dengan negarawan. Kalau seperti ini kan seperti kekanak-kanakan,” kata Whisnu Sakti Buana di Surabaya.

Kicauan Ridwan Kamil yang bersitegang dengan Pemkot Surabaya nampak mendapat respon negatif di mata publik, khususnya para netizen. Berikut ragam komentar netizen, terpantau tim redaksi eveline pada linimasa twitter. “kang @ridwankamil udah jadi anak twitter banget… galau dikit ngetwit…”, dikicaukan akun @C_juntak sebut Ridwan Kamil anak twitter.

Selanjutnya, akun @xainoel menulis,@ridwankamil blunder, gk elegan kang. Jadi bumerang :))”, nampak melihat sikap yang diambil Ridwan Kamil tidak elegan dan dapat menjadi bumerang. Sedang seorang netizen lain, nampak menunjukkan kekecewaannya terhadap Ridwan Kamil, @ridwankamil hrs minta maaf pd rkyt dan WALKOT SBY. Inikah yg ktnya pesaing ahok?! Ternyata.. @ariobajoe @ferrykoto “, tulis akun @dy_dik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend