Sidang Perdana Ahok Jadi Sorotan Netizen

Sidang Perdana Ahok Jadi Sorotan Netizen

Sumber foto: tribunnews

Sidang perdana kasus dugaan penistaan agama oleh terlapor Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok digelar hari ini, Selasa (13/12). Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Ratusan aparat keamanan sendiri telah bersiap di sekitar PN Jakarta Utara. Ahok datang sekitar pukul 07.50 WIB menggunakan Mobil Kijang Innova hitam. Mobil tersebut terlihat langsung masuk ke bagian dalam. Sementara itu, massa dari berbagai ormas berunjuk rasa di depan gedung. Mereka meneriakkan yel-yel ‘Tangkap Ahok’ saat pria berkacamata itu tiba.

Sidang perdana Ahok tersebut juga ramai dibicarakan oleh para pengguna media sosial twitter. “hari ini SIDANG Perdana Ahok. Jgn ada Intimidasi, Intervensi, Sok Pembela Islam, Sok Pakar Hukum..smuanya sdh BASI. Serahkan pd proses Hukum,” tulis pengguna twitter dengan akun @fariji_lacak yang meminta sidang ini tidak diintervensi.

Pemilik akun @AlamSJMobilindo mengomentari Ahok yang meneteskan air mata saat membacakan nota pembelaan. “Ahok org jujur, Dengar nota pembelaan beliau sampe netes airmata di Sidang Perdana Ahok.”

Ada juga pengguna twitter yang mendoakan sidang berjalan dengan lancar. “Semoga Sidang Perdana Ahok lancar, saya yakin beliau tidak berniat buruk untuk menistakan agama #sidangahok #SaveAhok,” kicau pemilik akun @Rizman_Haryadi.

Kabarnya, Ahok didampingi oleh Tim Advokasi Bhinneka Tunggal Ika BTP yang beranggotakan 80 orang. Para pengacara itu akan mendampingi dan menyiapkan semua proses persidangan. Tim advokasi dibagi dalam dua bidang, yaitu tim litigasi yang bertugas mendampingi Ahok di setiap persidangan yang jumlahnya sekitar 10-20 orang advokat, serta tim non-litigasi sekitar 60-an orang advokat.

Para awak media sendiri diperkenankan untuk meliput sidang kasus dugaan penistaan agama ini. Hakim yang memimpin persidangan telah mengatur tata tertib persidangan kalau misalnya ada rekaman, foto dan lain- lain.

Sebelumnya, Komisi Penyiaran Indonesia dan Dewan Pers mengimbau media khususnya televisi agar tak menyiarkan langsung jalannya persidangan kasus Ahok. Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengatakan siaran langsung sidang Ahok akan memicu terjadinya perpecahan bangsa.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend