Tragedi Ledakan Bom Guncang Bangkok Thailand, Netizen Sampaikan Belasungkawa

Tragedi Bom di Bangkok Thailand – sumber foto: Istimewa

Di saat bangsa Indonesia tengah merayakan kegembiraan memperingati hari kemerdekaan RI ke 70 tahun, tanggal 17 Agustus 2015 kemarin, negeri tetangga kita Thailand justru dirundung duka. Pasalnya, di hari Senin pukul 19.00 waktu setempat, sebuah bom meledak di pusat kota Bangkok. Ledakan dahsyat tersebut terjadi di depan kuil Erawan, yang terletak di perempatan Ratchaprasong.

Kuil yang dedikasikan untuk dewa Brahma tersebut merupakan tempat ibadah umat Hindu, namun umat Buddha Thailand juga kerap mengunjunginya. Di saat kejadian, lokasi yang merupakan pusat destinasi wisatawan tengah ramai pengunjung dan warga setempat.

Dikutip dari Telegraph.co.uk, pemerintah Thailand sejauh ini menyebut korban jiwa mencapai 21 orang, sedangkan 123 orang lainnya mendrita luka-luka. Sebagian besar korban adalah warga Thailand dan juga turis China. Saat kejadian mereka tengah berada di sekitar kuil atau melewati lokasi ledakan.

Dugaan sejauh ini, ledakan berasal dari bom TNT seberat 3 kilogram yang ditanam di dalam pipa bagian sepeda motor yang diparkir tak jauh dari kuil Erawan. Namun, pemerintah Thailand kemudian menyebut bom diletakkan di bawah bangku di depan kuil. Selain bom tersebut, polisi yang menyisir lokasi kemudian menemukan beberapa bom lain yang belum sempat meledak.

Terkait pelaku pengeboman, sejauh ini belum ada pihak manapun yang menyatakan bertanggungjawab atas tragedi tersebut. Pemerintah Thailand belum berani menyatakan secara resmi siapa pelaku aksi terorisme ini. Ada dugaan bahwa bom diledakkan oleh kelompok separatis muslim di wilayah Thailand Selatan. Namun, banyak pihak membantah hal ini karena tipe bom dan modus operandi yang dilakukan berbeda dengan model perjuangan kelompok ini. Konflik di wilayah selatan Thailand sudah berlangsung sujak 2004 dan menewaskan lebih kurang 6.500 orang.

Pengamat dari The Council on Foreign Relations, Joshua Kurlantzick, justru menyebut kemungkinan ledakan bom ini merupakan kelanjutan dari konflik antar kekuatan politik di Thailand. Sebagaimana diketahui, sejak 2014 lalu, junta militer menguasai pemerintahan di Thailand lewat kudeta tak berdarah. Kelompok pendukung mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra yang tersingkir aktif melakukan perlawanan. Terakhir, aksi kelompok kaos merah—sebutan untuk pendukung Yinluck—melancarkan aksi peledakan bom pipa di luar pusat perbelanjaan di area yang sama tragedi bom Senin kemarin.

Masih terkait peristiwa ini, Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, menyatakan pihak Kementerian Luar Negeri masih mencari informasi soal kemungkinan adanya warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan KBRI Bangkok, namun sejauh ini belum ada laporan masuk terkait korban ledakan yang merupakan warga negara Indonesia.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas tragedi ledakan bom di pusat kota Bangkok yang menewaskan puluhan dan melukai ratusan lainnya? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 17 Agustus 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 2.954 tweet membicarakan tentang ledakan bom di pusat kota Bangkok Thailand pada 17 Austus 2015 kemarin.

Sebanyak 1.036 tweet menyebut jatuhnya puluhan korban jiwa akibat aksi terorisme tersebut, netizen menyatakan rasa duka dan ucapan belasungkawa untuk keluarga para korban dan juga bangsa Thailand atas peristiwa mengenaskan ini.

Masih terkait soal korban ledakan, netizen menyebut sejauh ini belum ada laporan korban jiwa ataupun luka yang merupakan warga negara Indonesia. Melalui 600 tweet netizen berharap tidak ada WNI yang ikut menjadi korban peristiwa ledakan dahsyat tersebut. Netizen juga menyatakan kegeraman atas aksi teror bom di Bangkok dan menyatakan dukungan kepada pihak berwajib Thailand untuk segera bisa menemukan dalang dibalik aksi teror ini. Hal ini ditegaskan netizen lewat 560 tweet.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend