[Video] Pembaretan Koppassus Jenderal Gatot Nurmantyo

[Video] Pembaretan Koppassus Jenderal Gatot Nurmantyo

Foto: Ilustrasi

Nama Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo memang ramai menjadi buah bibir masyarakat Indonesia, utamanya netizen. Hal ini tidak lepas beragam pernyataannya di media yang oleh sebagian kalangan sebagai manuver politik.

Saat disetujui oleh DPR RI sebagai Panglima TNI, Gatot sendiri menyebutkan bahwa dirinya menjadi panglima TNI, bukan mencari popularitas.

“Saya jadi Panglima TNI bukan cari popularitas. Semuanya itu berdasarkan rencana yang terstruktur, bertahap, dan bertingkat. TNI bukan hanya untuk hari lusa, tapi jangka panjang,” kata Gatot usai uji kelayakan di Komisi I, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Salah satu yang menjadi gebrakan Gatot Nurmantyo adalah saat dirinya melakukan pembaretan Koppassus pada tahun 2014. Dia mendapatkannya ketika berusia 55 tahun, saat sudah berpangkat jenderal. Menolak brevet kehormatan yang bisa dengan mudah didapatkannya, dia memilih jalan terjal yang sesungguhnya.

Sebagai jenderal bintang empat di Angkatan Darat, Gatot berhak mendapatkan brevet kehormatan dari Kopassus. “Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat menjabat KSAD sebenarnya mendapatkan brevet kehormatan Kopassus, brevet komando setiap pejabat kepala Angkatan Darat,” kata Kepala Penerangan Kopassus Letkol Joko saat ditemui di kompleks Kopassus, Jalan RA Fadillah Raya, Cijantung, Psasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (26/7/2017).

Joko mengatakan pada dasarnya seorang KSAD akan secara otomatis mendapatkan brevet sebagai tanda penghargaan. Tapi Gatot memilih mendapatkan brevet dengan jalan meraih dengan usaha sendiri.

“KSAD saat itu, Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo, dia nggak mau menerima begitu saja brevet Kopassus sebagai warga kehormatan. Beliau ingin brevet yang ditempuh itu harus dilaksanakan,” ucap dia. Joko mengatakan Gatot pun mengikuti latihan pendidikan komando bersama prajurit lainnya.

Laiknya seorang siswa, Gatot mengikuti kegiatan latihan bersama peserta lain. “Brevet komando itu betul ditempuh oleh Bapak KSAD waktu itu, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, melalui latihan,” ujar Joko. beliau bangun pagi jam 02.00 WIB, senam senapan, berendam di air, kemudian jalan, kemudian naik perahu itu mendayung itu terus, selama beberapa waktu

Berikut adalah video yang diunggah oleh salah seorang netizen pengguna twitter yang mengisahkan perjalanan Jenderal Gatot Nurmantyo mendapatkan baret merah Koppassus.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend