Ari Wibowo Tanggapi Kicauan Ahmad Dhani Soal Pendukung Penista Agama

Ari Wibowo Tanggapi Kicauan Ahmad Dhani Soal Pendukung Penista Agama

Sumber foto: merdeka / detik

Kicauan musisi Ahmad Dhani soal pendukung penista agama kini menjadi sorotan publik. Penista agama disini jelas mengarah pada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dalam kicauannya, Dhani menyebut pendukung penista agama merupakan orang- orang bajingan yang perlu diludahi mukanya.

Sontak saja, pendukung Ahok langsung ramai mengomentari kicauan Dhani tersebut. Salah satu pedukung Ahok yang juga berasal dari dunia hiburan, Ari Wibowo. Artis kawakan ini menyindir pernyataan Dhani itu lewat akun Instagramnya.

Lewat akun Instagram @ariwobowo_official, ia menuliskan, “Kok ngga sembuh2 ya? Ada ngga ya tablet buat mengobati penyakit yang dideritanya? Sedih melihat rekan seleb yg sakit.. Ingin membantu, tapi ngga ada obatnya sepertinya.. 🙏🤕 GWS bro.. (bilang saya bajingan, pengen bales kasar, but sorry, ngga sudi go down to your mediocre level alias yg waras ngalah aja) 😂👎”

Tak khayal, postingan Ari di akun Instagramnya itu langsung ramai dikomentari oleh pengikutnya. Salah satu komentar datang dari akun @santosoallen123 yang menyebut Ari seharusnya tak ambil pusing dengan kicauan Dhani yang sangat memojokkan pendukung Ahok. “Duh mas Ari Wibowo..ngapain jg gambar orang kayak gini di posting..njelek2in akun ajah..”

Baca Juga: Soal Ahmad Dhani Sebut Pendukung Penista Agama Perlu Diludahi Mukanya, Ini Komentar Bijak Netizen

Komentar senada juga diungkapkan akun @chelestri. “Piye toh mas? Kalo ga ngerasa ahok bukan penista agama ya ora dibaperin tweetnya dences. Kalo mas baper? Artinya…… (isi sendiri dah)”

Namun ternyata, postingan Ari di Instagram itu tak bertahan lama. Ia berinisiatif menghapus postingannya yang menyindir Dhani itu. Hal ini dikarenakan Dhani sudah melontarkan permintaan maafnya terkait kicauannya tentang penista agama yang ditujukan pada Ahok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*