Joshua Suherman Dilaporkan FUIB Terkait Dugaan Penistaan Agama, Netizen: Penjarakan Aja

FUIB

(Sumber Foto: tarbiyah.net/bbc.com)

Lawakan Joshua Suherman tidak hanya menuai kecaman netizen. Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) menilai lawakan itu menista agama Islam. Karenanya, siang ini, FUIB akan melaporkan Joshua ke Bareskrim Polri.

“FUIB bermaksud untuk melaporkan tindakan kriminal pelecehan Agama tersebut di Bareskrim Mabes Polri,” kata Ketua Umum FUIB Rahmat Himran, dalam undangan konfrensi pers, Senin (8/1/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, Joshua diduga menista agama Islam saat tampil di Majelis Lucu Indonesia, Roasting Cherly ex Cherribelle pada awal Oktober 2017 lalu. “Dan yang gue bingung adalah, Cherly ini walaupun leader, dia gagal memanfaatkan kepemimpinannya untuk mendulang popularitas untuk dirinya sendiri. Terbukti jaman dulu, semua mata laki-laki tertujunya pada Anisa. Anisa, Anisa. Semuanya Anisa. Padahal, skill nyanyi, yah tipis-tipis ya kan? Skill ngedance, tipis-tipis. Cantik, relatif, ya kan. Kenapa? Gue mikir, apaan sih Anisa unggul dari Cherly? Ah, sekarang gue ketemu jawabannya. Makanya Che, Islam” kata Joshua sambil tertawa dan lari-lari kecil.

“Karena, di Indonesia ini ada yang tidak bisa dikalahkan dengan kompetitor apapun; mayoritas, mayoritas,” pungkasnya.

Simak Videonya, berikut:

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati ragam komentar netizen di media social terkait Joshua Suherman akhirnya dilaporkan FUIB terkait dugaan penistaan agama. Netizen bernama Yosep Nugraha, misalnya memberikan dukungan kepada FUIB, “Nah gitu bagus laporkan saja”. Komentar lain disampaikan seorang netizen bernama Sumi Randa, tegas meminta agar Joshua dapat diproses hukum, “Penjara kan aja…si mulut busuk…”.

Komentar bernada emosional dilontarkan netizen bernama Piyan Arkie, “Kebebasan ekspresi macam apa…. Baru zaman skrg pelawak hina agama… Apa otaknya udh buntu untuk cari inspirasi ngelawak….ini yg namanya toleransi bani taplak…. Teriak pancasila… Tpi mencoba menghancurkan pancasila itu sendiri dengan lawakan sampah”.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend