Netizen Penasaran Siapa Artis AS Yang Ditangkap Saat Jual Diri di Surabaya

Artis AS Ditangkap Saat Berpraktek Prostitusi di Surabaya – sumber foto: Istimewa

Dunia hiburan tanah air kembali dihebohkan dengan kasus artis terlibat prostitusi. Setelah sebelumnya seorang artis berinisial AA, yang diduga Amel Alvi, ditangkap polisi saat bertransaksi dengan lelaki hidung belang di hotel berbintang kawasan Jakarta Selatan pada Jumat 8 Mei 2015 lalu, kini giliran artis berinisial AS yang diciduk polisi di Surabaya saat tengah jual diri.

AS, yang disebut polisi sebagai artis dan model majalah dewasa ibukota ditangkap petugas Reskrim Polrestabes Surabaya pada Rabu, 2 September 2015 pukul 23.00 WIB di sebuah hotel berbintang di Jalan Embong Malang. Artis yang diduga adalah Anggita Sari, disebut baru saja melayani kliennya saat ditangkap pertugas bersama barang bukti berupa 28 kondom belum pakai, uang sebesar Rp 13,2 juta, tiga kunci kamar, lima ponsel, dan tiga bill hotel.

“AS diamankan di sebuah hotel berbintang tadi malam,” unglap Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete sebagaimana dikutip dari Liputan6.com.

Takdir tidak mau menyebut identitas lengkap artis AS, namun dirinya menyebut yang bersangkutan adalah model majalah dewasa, sering tampil di televisi dan pernah terlibat kasus narkoba.

Saat ditangkap petugas, AS masih dalam keadaan teler karena mengkonsumsi narkoba. Hasil tes urine nya pun menyatakan positif perempuan 23 tahun ini mengkonsumsi barang haram tersebut. Menurut pengakuannya, perempuan ini berada di Surabaya sejak Senin 31 Agustus 2015 untuk keperluan shooting.

Dari hasil pemeriksaan petugas, AS menjalankan praktek prostitusi dengan bantuan dua orang mucikari berinisial YY dan BS. Mereka menawarkan jasa esek-esek ini melalui jejaring BlackBerry Messenger (BBM) dan Facebook. AS sendiri dibandrol dengan harga kencan yang cukup tinggi, yaitu hingga 10 juta rupiah per jam-nya. Bersama AS petugas juga menangkap 4 orang perempuan pekerja seks komersial lain yang sehari-harinya berprofesi sebagai SPG di Surabaya.

“AS oleh mucikarinya dibanderol antara Rp8 juta hingga Rp10 juta. Sedangkan untuk yang lain sekitar Rp3 juta sampai Rp5 juta sekali kencan. Mereka ini dari kalangan SPG yang bekerja di Surabaya,”

Hingga saat ini AS masih diperiksa petugas di Mapotestabes Surabaya, Jalan Taman Sikatan, Surabaya. Sementara itu, artis sekaligus model majalah dewasa, Anggita Sari membantah dirinya adalah AS yang ditangkap petugas di Surabaya. Dikutip dari Detik.com, Anggita menyebut dirinya memang berada di Surabaya. Namun dirinya membantah berada di hotel melainkan di apartemen miliknya sendiri.

“Itu bukan saya yang AS,” tegas Anggita. “Saya ada di Surabaya, tapi saya ada di apartemen, bukan hotel,” lanjut model seksi ini.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas ditangkapnya artis sekaligus model majalah dewasa berinisial AS karena terlibat praktek prostitusi di Surabaya? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 2- 3 September 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 3.113 tweet yang membicarakan tentang penangkapan artis berinisial AS di Surabaya oleh polisi.

Sebanyak 2.791 tweet menyebut artis AS ditangkap karena praktek prostitusi di kawasan Jalan Embong Surabaya pada Rabu malam kemarin. Menurut netizen, saat ditangkap petugas, AS tengah dalam kondisi teler karena mengkonsumsi narkoba. Hal ini dibicarakan netizen lewat cuitan sebanyak 2.416 tweet.

Netizen juga banyak yang menyebut tarif yang dibandrol AS untuk sekali kencan yang cukup tinggi. Lewat 980 tweet netizen menyebut AS mematok tarif hingga 10 juta rupiah untuk sekali kencan. Sementara itu, yang tak kalah menarik adalah, ramainya perbincangan netizen tentang identitas artis AS, lewat 716 tweet netizen menyebut nama Anggita Sari adalah artis yang ditangkap petugas karena praktek prostitusi di Surabaya tersebut.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend