Sudjiwo Tedjo: Tanpa #HoaxMembangun Mustahil Ada Candi

BSSN

Foto: Ilustrasi

Tagar #HoaxMembangun tidak selamanya ditanggi satire oleh netizen. Buktinya, ada juga netizen menanggapi tagar tersebut dengan cara kritis. Seperti disampaikan oleh Sudjiwo Tedjo melalui akun twitter pribadinya.

“Juga, kalau gak ada #HoaxMembangun mustahil ada Candi Prambanan, Candi Sewu dll .. Akibat ayam jago yg bikin hoax pagi pdhl masih malam, Bandung Bondowoso marah2 ke Roro Jonggrang hingga jadilah candi2 itu.”

Kicauan lucu dan edukatif dari budayawan nyentrik tersebut ramai mendapat kicauan netizen. Menurutnya, karena hoaks terciptalah Candi Prambanan dan Sewu.

“Candinya “jadi” atau belum jadi karena udah keduluan hoax ayam berkokok mbah? Saya takutnya yg sekarang ini kebanyakan hoax juga bisa ninggalin banyak “candi”,.” kicau akun @fire_lotus menanggapi kicauan Sudjiwo Tedjo.

Netizen lainnya menanggapi bagaimana hoaks yang dialami semasa kecil. Hal tersebut disampaikan oleh akun @TM_rockstars.

“Saya waktu kecil juga suka disuguhkan #HoaxYangMembangun. Main payung dalam rumah habis hujan-hujan, bisa disambar petir. Eh nggak taunya, biar rumah nggak basah. Bersiul tengah malam dikejar ular. Eh, nggak taunya siulan itu membuat berisik dan mengganggu orang lagi tidur. 😂.”

Seperti diketahui, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Djoko Setiadi terus menjadi bulan-bulanan netizen. Hal ini tak lepas dari pernyataan Djoko yang mempersilahkan membuat hoax asal dapat membangun.

Hashtag #HoaxMembangun bahkan memuncaki trending topik twitter Indonesia pasca pelantikan Djoko Setiadi oleh Presiden Joko Widodo.

“Tentu hoax ini kita lihat, ada yang positif dan negatif. Saya imbau kepada kawan-kawan, putra-putri bangsa indonesia ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun ya silakan saja,” kata Djoko, seperti dikutip dari Kompas (3/1).

Baca: Puncaki Trending Topik, Hashtag #HoaxMembangun Tembus 21 Ribu Cuitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend