Netizen Sedih, Cina Larang Jenggot dan Hijab di Daerah Muslim

Netizen Sedih, Cina Larang Jenggot dan Hijab di Daerah Muslim

Sumber foto: Twitter

Kebebasan ternyata tak dapat dinikmati oleh kaum muslim yang berada di Cina. Pemerintah setempat telah mengeluarkan peraturan tak dapat memanjangkan jenggot dan memakai hijab di tempat umum. Larangan ini berlaku di kawasan Provinsi Xinjiang, dimana mayoritas masyarakat muslim tinggal disana.

Pemerintah berasumsi larangan ini sebagai upaya untuk melawan ekstrimisme dan radikalisme yang mudah muncul di wilayah yang berbatasan dengan Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Afghanistan.

Larangan ini diberlakukan di Xinjiang karena telah terjadi banyak kasus kematian di daerat tersebut. Pasukan keamanan pemerintah di wilayah itu secara rutin terlibat bentrok dengan militan radikal Islam dan menghadapi kerusuhan antara Muslim Uighur yang dipicu oleh kelompok separatis.

Dikutip dari Republika, Sejumlah pihak mengkritik bahwa bentrokan bersenjata dan serangan teror merupakan akibat tindakan keras terhadap penduduk Muslim yang dilakukan oleh Beijing. Namun Cina menolak tuduhan adanya penindasan dan menekankan bahwa Muslim Uighur memiliki hak perlindungan.

Larangan memanjangkan jenggot dan mengenakan hijab di Provinsi Xinjiang ini pun juga mendapat berbagai ragam komentar dari para pengguna media sosial twitter. Pengguna twitter sedih mendengar larangan tersebut diberlakukan di Cina.

“Muslim kalo minoritas selalu ditindas.” tulis pengguna twitter dengan akun @ivondarmawan yang menyebut masyarakat minoritas muslim selalu mendapatkan penindasan.

Kicauan senada juga diungkapkan pemilik akun @satyapartiii3111. “Astaghfirullahal Adzim.”

Aturan baru pelarangan ini akan diberlakukan mulai Sabtu (1/4) besok. Pemerintah Provinsi Xinjiang juga akan melarang menyebarkan ide-ide ekstremis, menikah sesuai dengan ritual keagamaan dan, menggunakan kata ‘Halal’.

Pihak berwenang juga melarang penamaan anak-anak dengan istilah keagamaan. Orang tua akan dilarang menyekolahkan anak-anak mereka di rumah.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend