Pidato Perdana Donald Trump Dihadapan Anggota Kongres AS Tuai Beragam Komentar

Pidato Perdana Donald Trump Dihadapan Anggota Kongres AS Tuai Beragam Komentar

Sumber Foto : Istimewa

Satu bulan setelah pelantikan resminya sebagai presiden ke-45 Amerika Serikat, Donald Trump menyampaikan pidato politik pertamanya di hadapan Kongres AS. Trump di dalam pidatonya, Selasa (28/2/2017) waktu Washington DC, mengajak seluruh warga AS agar bersatu dan membantu membangun masa depan bersama pemerintahannya.

Dalam pidatonya Trump mengatakan pengetatan aturan imigrasi dan pembangunan tembok dapat memicu pengingkatan upah dan mengurangi tingkat pengangguran. Trump menegaskan, peraturan imigrasinya akan mengeluarkan yang orang-orang yang jahat dan buruk dari AS, dan mengizinkan masuk para pendatang yang memang mencintai dan bisa menguntungkan Amerika.

Keberhasilan ekonomi juga dipamerkan Trump pada pidatonya sejak menjabat pada 20 Januari 2017. Trump menyatakan berbagai perusahaan besar AS seperto Ford, Fiat-Chrysler, General Motors, Sprint, Softbank, Lockheed (Martin), Intel, Walmart, dan banyak lagi sudah mengumumkan komitmen investasinya di dalam negeri sejak Trump terpilih sebagai presiden. Tidak tanggung-tanggung, nilai investasi tersebut mencapai miliaran dollar AS.

Pantauan redaksi eveline di media sosial twitter, mendapati beragam komentar pro maupun kontra terkait pidato Doland Trump dihadapan Kongres AS melalui tagar #JointAddress. Bagi sebagian netizen menganggap bahwa pidato Trump kali ini bernada ramah dan sangat optimis, bahkan pujian pun diberikan terhadapnya. Seperti yang dikicaukan oleh @PressSec “Amazing and powerful #JointAddress on Renewal of #AmericanSpirit by @POTUS”

Tidak ketinggalan kepala Staf Gedung Putih, Reinhold Richard “Reince” Priebus menyebut kalau pidato Trump kali ini pantas dimasukkan dalam sejarah AS. “@POTUS delivered an exceptionally inspiring speech in tonight’s It’s an honor to witness such a historic moment.” tulis @Reince

Pidato Trump yang menarik simpati seorang dengan menggunakan janda dari Ryan Owens, seorang tentara yang gugur dimedan perang, menjadi kritikan banyak orang. Salah satunya yang ditulis oleh pemilik akun @JonRiley7“Trump successfully benefited from sympathy for Ryan Owens’ widow, though the botched raid that killed him was Trump’s fault

Hal senada juga dikicaukan oleh akun @TrickOrTreackle yang mengatakan apa yang dilakukan Trump sangat menjijikkan. “He’s actually using the death of SEAL Owens, and his widow, for political capital. I have no words to express my disgust.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend