WikiLeaks Rilis Dokumen Rahasia CIA Tentang Peretasan Masal

WikiLeaks Rilis Dokumen Rahasia CIA Tentang Peretasan Masal

Sumber Foto : Istimewa

WikiLeaks yang merupakan media massa Internasional yang mengungkapkan dokumen-dokumen rahasia negara dan perusahaan kepada publik, kembali mengumbar data-data rahasia milik Badan Keamanan Nasional  AS, CIA pada Selasa (7/3/2017)

Arsip yang dinamakan “Vault 7” mencakup total 8.761 dokumen dari 513MB (torrent atau sandi) yang berisikan informasi tentang zero day eksploitasi yang dikembangkan untuk iOS, Android dan Microsoft yang diklaim merupakan kebocoran dari jaringan CIA yang berada di mereka di Langley, Virginia.

Organisasi yang bermarkas di Organisasi ini bermarkas di Stockholm, Swedia menjelaskan bahwa terdapat analisis tentang tool atau alat-alat yang digunakan CIA untuk meretas ponsel pintar, komputer, dan televisi yang terhubung ke Internet.

Dengan menginfiltrasi ponsel seseorang, CIA bisa menembus aplikasi seperti WhatsApp, Signal, Telegram hingga Weibo. CIA mampu mencuri komunikasi di berbagai aplikasi itu dengan cepat sebelum pesan-pesan di dalamnya sempat terenskripsi.

Dokumen yang dikeluarkan oleh organisasi yang didirikan oleh Julian Assange pada 2006 itu langsung menjadi perbincangan di media sosial khususnya twitter.

Pendiri WikiLeaks Julian Asange mengatakan kepada wartawan, dokumen yang diungkap itu adalah yang paling lengkap dari semua dokumen spionase dan memperlihatkan bagaimana pasukan peretas CIA bekerja.

Lebih lanjut terkait arsip “Vault 7” CIA maupun pemerintah Amerika Serikat tidak membenarkan atau membantah soal keaslian dokumen tersebut. “Kami tidak mengomentari keaslian atau konten dari dokumen intelijen,” kata juru bicara CIA, Jonathan Liu.

Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer juga senada. “Itu adalah sesuatu yang harus dievaluasi dengan menyeluruh,” kata Spicer. Jika ini terbukti benar, maka akan menjadi hal yang memalukan berikutnya setelah dokumen mata-mata intelijen Badan Keamanan Nasional, NSA, dibocorkan oleh Edward Snowden pada 2013 lalu.
***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend