Beredar Rekaman CCTV Anggota TNI Dikeroyok Gerombolan Bandar Narkoba di Medan

Beredar Rekaman CCTV Anggota TNI Dikeroyok Gerombolan Bandar Narkoba di Medan

Ilustrasi foto: merdeka

Nampaknya kawasan Sumatera Utara masih jauh dari kata aman. Berita tentang kriminalitas silih berganti menghiasi pemberitaan media- media. Yang terakhir adalah kabar dikeroyoknya anggota TNI oleh bandar narkoba di Medan. Hal ini diketaui lewat sebuah video rekaman CCTV yang beredar di media sosial twitter.

Dikutip dari Tribunnews, pengeroyokan terjadi pada Kamis (5/10) kemarin. Dari rekaman CCTV, terlihat korban terpojok di antara gerbang yang kemudian datang sejumlah pria tersebut seperti mengayunkan dan memukulkan sesuatu ke arah korban.

Dari berbagai Informasi yang dihimpun, korban pada malam kejadian selesai apel malam di Kompi Senapan B 126/KC Damuli, berada di Aek Kanopan menuju rumah mertua korban.

Kejadian berawal dari saling tegur di sebuah kafe. Sejumlah pria sempat membentak korban. Tak terima dibentak begitu saja, korban berhenti dan menegur para pria tersebut. Namun dibalas dengan kata-kata, ‘kenapa rupanya,” katanya.

Lalu korban mengatakan bahwa dirinya anggota TNI AD, namun dijawab, “Kalau tentara kenapa rupanya, sudah lama mendaftar teroris tetapi gak lulus ini”.

Melihat massa semakin ramai, korban memilih pergi dan menuju rumah mertuanya tak jauh dari Kafe Bunda. Pada pukul 24.00 WIB, Kopda Tigor Naek Sinaga keluar dari rumah mertuanya dan kembali melintasi Kafe Bunda. Lalu dikejar komplotan AD cs dengan membawa parang lalu menyerang korban.

Hampir satu kilometer korban menghindari serangan para pelaku. Hingga beberapa kali jatuh bangun. Kemudian, korban berlindung sesampainya di Pos Lantas Polsek Kualuh Hulu. Korban mengalami luka di sekujur tubuhnya akibat dibacok sejumlah pria itu.

Akibat mengalami luka serius, di punggung, leher belakang, kepala, dan luka kaki kiri menganga, korban dilarikan warga ke RSUD Aek Kanopan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, karena butuh penanganan lebih intensif, korban akhirnya dirujuk ke RS Putri Hijau, Medan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend