Bupati Ini Malah Dijadikan Tersangka Perusakan Setelah Tutup Perusahaan Cina Tak Berizin, Netizen: Rakyat Harus Bela

Bupati

(Sumber foto: FB Rudy Razi/sumbawanews.com)

Bupati Bolaang Mongondouw (Bolmong), Yasti Soepredjo Mokoagow ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan terhadap pabrik semen asing, PT Conch yang terjadi bulan lalu. Dia resmi menyandang status tersangka setelah Polda Sulut melakukan gelar perkara, Selasa (25/7/2017) siang tadi.

“Kami sudah tetapkan tersangka, karena berdasarkan keterangan dari kurang lebih 13 Satpol PP semuanya mengatakan perusakan itu atas perintah Yasti,” jelas Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Dia melanggar Pasal 170 ayat (1) KUHP atau Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP Jo Pasal 52 KUHP Jo Pasal 55,56 KUHP atau Pasal 406 KUHP Jo Pasal 52 KUHP Jo Pasal 55,56 KUHP.

Sebelumnya, Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow, mengambil langkah tegas, menutup aktivitas perusahaan semen PT. Conch North Sulawesi Cement. Sebagai pemerintah. Yasti langsung mengambil tindakan tegas. “Karena tidak memiliki izin maka saya tutup. Tidak boleh ada kegiatan apa pun sampai perizinan dilengkapi,” tegas Bupati.

conch

Yasti-pun menegaskan. Apabila ditemukan ada pejabat pemkab Bolmong terlibat main mata dengan pihak Perusahaan, dirinya tak segan-segan akan melakukan tindakan tegas, berupa menonjobkan dari jabatan. “Jika ditemukan ada pejabat Bolmong menerima upeti dari managemen PT Conch dan Sulenco. Maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas. Saya tak ingin ada pejabat yang suka melanggar aturan hukum yang berlaku,” tegas Yasti.

(baca juga: Pabrik Semen China Ditutup Paksa Di Bolaang Mongondow, Netizen: Ini Bupati Cinta NKRI!)

Ditetapkannya Bupati tersebut sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, sontak memancing reaksi beragam pengguna jejaring sosial. Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen. “jkalo gada izin ya harus ditutup paksa dong. masak disebut perusakan….”, tulis netizen bernama Fathur Refah berikan pembelaan terhadap Bupati Bolmong. Pembelaan serupa juga disampaikan netizen lain bernama Shabyra Nasution, “Rakyat harus bela sang Bupati…sampai semua ke zaliman terbuka…mari di viralkan.”.

Tak kurang, netizen lain bernama Nurul Aisaturida pun sampaikan keluh kesah, “T Tp salut utk Bupati BolMong tsb yg berani melawan , sementara kami di sini ( warga Kalsel – khususnya Tabalong ) hnya ‘diam ‘ menunggu kerusakan alam yg lbh parah lagi. Info saja : sdh 10 thn lbh air tanah di rmh kami di Tanjung tdk bisa dipakai krn tercemar. Di bbrp wilayah dkt area tambang , pst ada tempat air besar di dpn rmh yg scra rutin diisi oleh perus tambang tsb sbg bentuk kompensasi. Blm terhitung polusi debu/ suara dll. Kbtln orangtua saya prnh menjabat sbg bupati di kabupaten tsb. Tp yg terjadi skrg semakin parah.  Mhn maaf komennya pjg.”, tulis Riky Aja”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend