Butuh Dua Jam Kopassus Bebaskan Penyanderaan Warga Di Papua

Foto: Istimewa

Setelah lama bernegosiasi, netizen Indonesia mendapatkan kabar gembira atas situasi penyanderaan warga di Mimika Papua.

Ratusan warga sipil yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Ayub Waker, hari ini bebas. Satuan Tugas Terpadu berhasil mengevakuasi warga sipil yang ada di perkampungan Tembagapura, antara lain di kampung Banti dan Kimbeli di wilayah distrik Tembagapura, Mimika, Papua, Jumat (17/11).

Evakuasi 350 warga dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Papua, Kombes Pol Mathius D. Fakhiri, sekitar pukul 09.30 WIT. Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli kepada Antara membenarkan evakuasi terhadap warga yang selama ini disandera KKB di Kimbely telah dilakukan.

“Proses evakuasi selama hampir lima jam dengan diiringi serangan atau tembakan dari anggota KKB, “ kata Irjen Pol Boy Rafli.

Netizen Indonesia terlhat bergembira dengan kabar tersebut. Tagar #KeberhasilanTNIPolri pun meramaikan linimasa twitter pada Jumat (17/11/2017).

Netizen pun juga menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya terhadap operasi satuan TNI-Polri yang berhasil membebaskan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi. Proses penyerbuan terhadap lokasi penyanderaan dilakukan oleh prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Diperkirakan sekitar pukul 04:17 WIT Prajurit Komando Pasukan Khusus Indonesia (Kopassus) sebanyak 13 orang dibantu pasukan Raider 751/ 30 orang bergerak cepat masuk ke daerah sasaran utk menyerbu/ menguasai perkampungan Kimberley dan Dua Tim dari Taipur Kostrad bertugas masuk sasaran dan menguasai Pemukiman Banti.

Pada waktu yang dikoordinasi pada Jam “J” sekira pukul 07:00 WIT Pasukan TNI dengan gerak cepat langsung masuk ke sasaran dan melakukan pendudukan.

Setelah Kimberley berhasil dikuasai Pangdam VII/Cendrawasih memerintahkan untuk bergerak menguasai Pos 2 pengamanan KKB. Kurang dari 2 Jam seluruh Medan Camp berhasil dikuasai pasukan TNI. Para pelaku diketahui berhamburan melarikan diri ke hutan dan gunung.

Setelah seluruh wilayah dikuasai Pasukan TNI dan situasi dinyatakan Aman, Pangdam XVII/Cenderawasih berkoordinasi dengan Kapolda agar segera mengirimkan Tim Evakuasi.

Sekitar pukul 14:00 WIT proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban sandera 347 orang warga

Loading...

3 thoughts on “Butuh Dua Jam Kopassus Bebaskan Penyanderaan Warga Di Papua

  1. firda

    Bravo TNI, Bravo Polisi…. Ini yang sebenarnya ditunggu oleh rakyat. Tindakan tegas pada separatis Papua dan tetap melindungi warga yang lemah….

    Reply
  2. eko purwanto

    Terima kasih para pembela yang lemah,dua jam menurut saya waktu yang singkat,setara dengan tidur siang saya waktu hari libur. Terima kasih tni polri aku bangga pada kalian,ini menjadi bukti kalau indonesia bukan negara lemah,siapapun yang ingin memecah NKRI ganyang,kami warga negara indonesia berdiri tegak bersama kalian,tuk menjaga NKRI tetap utuh

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend