Detikcom Bikin Hoax Soal Pembacokan Hermansyah Karena Senggolan Mobil, Netizen: Maklum Media Abal-abal

detikcom

(Sumber foto: .republika.co.id/beritaviral.co)

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI membantah bahwa pihaknya telah membuat kesimpulan atas insiden pembacokan yang terjadi pada Hermansyah, pakar IT saksi kasus pornografi yang melibatkan Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein.

GNPF justru mendesak Polri untuk segera menuntaskan kasus ini agar terungkap secara terang benderang motif di balik insiden berdarah tersebut. “Tidak ada pernyataan saya (kepada media) bahwa insiden ini tidak ada hubungannya dengan status Pak Herman sebagai saksi. Saya tidak ada bikin kesimpulan bahwa ini hanya urusan mobil disenggol,” kata Ustaz Bachtiar Nasir dalam pernyataan resminya, tadi malam.

Sementara Munarman, panglima GNPF MUI secara terpisah menyampaikan hal senada. “Tidak benar GNPF sudah menyimpulkan kasus ini. Saya bersaksi karena ketika UBN (Ustaz Bachtiar Nasir) diwawancara, saya di samping UBN,” tegas Munarman.

Munarman mengingatkan media agar jangan memutarbalikkan fakta khususnya hasil wawancara narasumber hanya untuk kepentingan kelompok tertentu. “Kutip pernyataan nara sumber dengan sebenar-benarnya. Ini jelas merugikan GNPF MUI terutama UBN,” tegas Munarman lagi.

Menurut dia, karena pemutar balikkan fakta tersebut, UBN dikritik masyarakat karena dianggap tidak berpihak kepada Hermansyah. Polisi sendiri belum mengumumkan hasil penyelidikannya, sehingga mustahil jika UBN membuat pernyataan tersebut. “Sekali lagi saya ingatkan media yang suka membentuk opini semaunya, sesuai dengan kepentingannya, agar menghentikan aksi ilegal ini. Tulis fakta sebenarnya,” ujar Munarman.

Simak klarifikasi Ustadz Bachtiar Nasir melalui telewicara terkait pengeroyokan Hermansyah dan peringatan Munarman kepada media agar jagan memutar balikan fakta, berikut ini:

Klarifikasi Ustadz Bachtiar Nasir melalui telewicara terkait pengeroyokan Hermansyah dan peringatan Munarman kepada media agar jangan memutar balikan fakta

Posted by TVMuhammadiyah on Monday, July 10, 2017

Sebelumnya, media online Detik.com memberitakan bahwa GNPF menyatakan pembacokan Hermansyah akibat senggolan mobil. Belakangan, detik.com meralat berita itu. Berikut ulasan dari beritaviral.co:

Judul semula:

Setelah diedit:

Pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen di media sosial terkait detik.com sebar berita hoax soal pembacokan Hermansyah. “MEDIA MEMALUKAN”, tulis netizen bernama  Anisa Wulandari sampaikan keprihatinan. Hal serupa juga disebutkan netizen bernama Alvina Vina, “MAKLUM MEDIA ABAL…ABAL”. Hingga netizen berikut ini nampak menyampaikan sindiran terhadap media detik.com, ” Klu g bohong Ga makan kali ye…”, dituliskan Dewi Nurisnaeni.

Sudah kuduga. Berita dari detik kemaren itu hoax..

Posted by Ryan B. Saputra on Sunday, July 9, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend