Grasi Dikabulkan Presiden Jokowi, Antasari Azhar Jadi Perbincangan Netizen

Grasi Dikabulkan Presiden Jokowi, Antasari Azhar Jadi Perbincangan Netizen

Sumber foto: poskota / kompas

Presiden Joko Widodo akhirnya mengabulkan permohonan grasi yang diajukan oleh Antasari Azhar. Melalui staff khusus kepresidenan bidang komunikasi, Johan Budi. Mantan anggota KPK ini menyebut bahwa permohonan grasi yang diajukan Antasari sudah ditandatangani oleh Jokowi dan telah dikirim ke PN Jakarta Selatan, Senin (23/1) kemarin.

Keppres soal permohonan grasi berisi pengurangan masa hukuman Antasari selama enam tahun. Johan mengatakan, alasan dikabulkannya grasi tersebut adalah adanya pertimbangan Mahkamah Agung yang disampaikan ke Presiden.

Dikabulkannya grasi Antasari ini pun membuat namanya ramai diperbincangkan di media sosial twitter. “Alhamdulillah. Puji Tuhan. Selamat utk Antasari Azhar Terima kasih Pak @jokowi,” tulis pengguna twitter dengan akun @junitachristian yang mengucap syukur grasi Antasari telah diteken oleh Jokowi.

Pemilik akun @NufiaNugraini berkicau mengucapkan selamat pada Antasari. “Selamat Pak Antasari grasi nya dikabulkan Pak Jokowi.”

Kicauan senada juga dilontarkan akun @chitraparda. “Selamat untuk grasi pak “Antasari Azhar” Ayo pak berbicaralah,katakan kebenaran dengan lantang,bongkar bongkar.”

Ada juga yang menyebut bebasnya Antasari ini merupakan malapetaka bagi dalang dibalik kasusnya tersebut. “Pak Antasari Bebas Berkah bagi Kluarga AA,tapi Musibah dan Malapetaka bagi Dalang yg membunuh Nasarudin Banjaran.#Uhuk uhuk..” kicau akun @ilmi_rhoudhotul.

Antasari Azhar tetap mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo meskipun sudah mendapat pembebasan bersyarat pada 10 November lalu. Permohonan grasi tersebut telah diajukan melalui kuasa hukumnya, Boyamin Saiman, pada 8 Agustus 2016 silam. Jika permohonan grasinya diterima, Antasari bisa melakukan klarifikasi dan mengajukan rehabilitasi.

Selain itu, kata Antasari, dia bisa terbebas dari status bebas bersyarat dan kewajiban melapor.  Antasari sudah menjalani kurungan fisik selama tujuh tahun enam bulan. Ia sempat ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Sejak 2010, total remisi yang dia peroleh selama empat tahun enam bulan.

Dengan demikian, total masa pidana yang sudah dijalani ialah 12 tahun. Mantan Ketua KPK itu berhak mendapat bebas bersyarat setelah menjalani dua pertiga dari vonis 18 tahun penjara.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend