Habib Rizieq Serukan Aksi Besar-besaran Saat Sidang Putusan Ahok, Netizen: Penjarakan Penista Agama

besar-besaran

(Sumber foto: FB Habib Rizieq/Nartono Tono‎)

Front Pembela Islam (FPI) menilai isi tuntutan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) bentuk pelecehan hukum.

Sekjen Dewan Syuro Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Bamukmin mengatakan, tuntutan Jaksa 1 tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun terhadap terdakwa kasus dugaan penistaan agama merupakan pelecehan terhadap hukum.”Ini pelecehan hukum dan pelecehan terhadap agama yang sudah tumpul penegakan hukumnya terhadap penista agama,” kata Novel pada SINDOnews, Kamis (20/4/2017).

Anggota tim Advokad Cinta Tanah Air (ACTA) itu menerangkan, jaksa tidak konsisten dalam memberikan tuntutan. Sebab, semua saksi yang dihadirkan jaksa menyebut Ahok sudah memenuhi unsur niat jahat dalam pidato soal Al Maidah ayat 51. “Alasan dengan tak ada unsur kesengajaan itu sangat tidak mendasar. Padahal, saya selaku pelapor pertama sudah menjelaskan di pengadilan, Ahok itu menyerang Al Maidah saja sudah tujuh kali,” ungkapnya.

Hasil tuntutan ini menurutnya suatu kezhaliman yang terstruktur. “Suatu kezhaliman yang terstuktur artinya mulai dari polisi, jaksa, hakim, Mendagri sampai Presiden pun mendukung Ahok, saya sudah melihat ini ditambah Kejagung yang merupakan kader dari partai Nasdem,” jelasnya.

Sebagai salah satu pelapor pertama, Novel mengatakan, rakyat sudah sangat kecewa dengan para penegak hukum. “Sidang ini sudah tercampur dengan politik, padahal kami melapor tidak ada unsur politiknya sehingga ini lah yang membuat rakyat kecewa dengan para penegak hukum ditambah jaksa yang tidak independen,” Katanya.

Lebih jauh, reaksi keras pun ditunjukkan perwakilan umat islam. Aksi Bela Islam kembali akan digelar secara besar-besaran dengan beberapa langkah strategis, seperti dibeberkan Imam Besar FPI Habib Rizieq, berikut:

HANYA AKSI BELA ISLAMSECARA BESAR-BESARANYANG BISA PENJARAKAN AHOKMAKNA TUNTUTAN JAKSA1 TAHUN PENJARA DENGAN MASA…

Posted by Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc, MA, DPMSS on Thursday, April 20, 2017

Pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen terkait Habib Rizieq serukan aksi besar-besaran saat sidang putusan Ahok. Berikut komentar netizen, “Tetap fokus bahwa aksi2 kita memang murni menuntut si Penista Agama dan nggakada hubungannya dengan Pilkada, jadi meski Pilkada selesai dan si Penista telah Kalah, namun tetap tuntutan kita adalah Penjarakan Penista Agama”, dituliskan netizen bernama Oktriyanto Baitul Maqdis, meminta Ahok dipenjara.

Hal senada juga disampaikan netizen bernama Ade Septian, “ Habib… Seru umat Islam dari sabang sampai marauke..Tidak ada lagi yg diharapkan dari rezim ini.. Mreka sudah terang2an di depan mata telanjang kita liat mreka bela penista agama dan tidak berlaku nya hukum..Satu kata yg bs merubah keadaan negeri ini agr tidak semakin hancur oleh tangan2 bajingan yaitu “REVOLUSI””.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend