Hormati Umat Muslim, Jadwal Misa Gereja Katedral Diundur

Hormati Umat Muslim, Jadwal Misa Gereja Katedral Diundur

Sumber foto: viva / liputan1

Hingar bingar pembicaraan toleransi belakangan sangat ramai diperbincangkan publik tanah air. Contoh nyata toleransi pun sudah banyak diterapkan di kehidupan masyarakat. Salah satu contohnya bisa dilihat dari Gereja Katedral.

Di media sosial, beredar selebaran dari pihak Gereja Katedral yang berisi pengumuman diundurkannya jadwal misa pada hari Minggu (25/6). Hal ini dilakukan karena halaman gereja juga akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan perayaan ibadah sholat Ied yang digelar di Masjid Istiqlal. Selain itu, langkah ini merupakan bentuk penghormatan kepada umat muslim.

Biasanya di hari minggu pagi, Gereja Katedral menjadwalkan Perayaan Ekaristi pada pukul 06.00 WIB, 07.30 WIB, 09.00 WIB, dan 11.00 WIB. Pada Minggu (25/6) saat hari raya Lebaran, jadwal misa minggu pagi diubah menjadi lebih siang dan hanya dua kali.

Mengenai selebaran yang beredar di media sosial itu, pihak Gereja Katedral pun membenarkannya. “Pengumuman itu betul. Biasanya halaman katedral dipakai parkir saudara-saudara yang salat di Istiqlal,” ungkap Uskup Agung Jakarta, Mgr Suharyo seperti dikutip dari Detik.

Mgr Suharyo menyebut pengumuman itu dibuat oleh Romo Kepala Paroki Gereja Katedral. Kebijakan tersebut diambil bersama Dewan Paroki Harian Paroki Katedral. KAJ mendukung kebijakan tersebut.

Melalui kebijakan itu, Gereja Ketedral ingin mewujudkan sikap bertetangga yang baik. Selain itu Katedral pun ingin menjunjung tinggi toleransi kepada saudara dan saudari umat Muslim yang merayakan Hari Idul Fitri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend