Jadi Saksi Ahli Bahasa di Sidang Kasus Ahok, Dosen Ini Diperbincangkan Netizen

Jadi Saksi Ahli Bahasa di Sidang Kasus Ahok, Dosen Ini Diperbincangkan Netizen

Sumber foto: liputan6 / kumparan

Sidang kesepuluh kasus dugaan penistaan agama dengan terlapor Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali digelar, Senin (13/2). Dalam sidang yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan itu, jaksa penuntut umum menghadirkan saksi yakni seorang ahli bahasa. Ahli bahasa ini adalah Mahyuni, seorang dosen dari Universitas Mataram, NTB.

Pada sidang ini, hakim menanyakan pandangan Mahyuni terhadap ucapan Ahok seperti di video yang telah tersebar di internet. Mahyuni mengatakan bahwa dari pernyataan Ahok, ia menilai bahwa topik pembicaraan mengarah pada kampanye.

Yang menjadi sorotan kala Mahyuni menyebut tidak adanya perbedaan makna dalam perkataan Ahok di Pulau Seribu jika kalimat menggunakan kata “pakai” atau tidak. Dikutip dari Lipuan 6, menurut Mahyuni kata “pakai” yang ada dalam pidato Ahok merupakan kata pasif yang tidak mengubah makna kalimat jika ada atau tidak disertakan dalam kalimat.

“Tetap alat untuk membohongi itu adalah Surat Al-Maidah, karena kalau bicara dibohongi, berarti ada alat yang digunakan untuk berbohong, ada yang dibohongi, ada yang berbohong. Kata bohong itu sendiri, sebelum melihat konteks (kalimat) sudah negatif,” ujar Mahyuni.

Pernyataan Mahyuni yang mengatakan bahwa tida ada perbedaan dalam ucapan Ahok jika kalimat menggunakan kata ‘pakai’ atau tida ini pun kemudian ramai diperbincangkan di media sosial twitter.

Salah satunya adalah pengguna twitter dengan akun @davidpurba1102 yang memberikan contoh perbedaan menggunaka kata ‘pakai’ atau tidak. “@KompasTV @kompascom “Saya makan pakai sendok” Vs “Saya makan sendok” mohon pencerahan dari ahli tersebut apakah maknanya sama?”

Pemilik akun @Sentjoko berkicau menyindir kesaksian Mahyuni. “@KompasTV @kompascom ahli bahasa koplak:buang saja kosa kata ‘pakai’ dari bahasa Indonesia.”

Ada juga pengguna twitter yang balik menyebut pihak- pihak yang menentang kesaksian Mahyuni silahkan saja menjadi ahli. “@KompasTV @kompascom yg keberatan dg kesaksian ahli bahasa tsb & merasa paling benar silakan ajukan diri sbg ahli bahasa.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend