Kala Menhub Ajak Makan Pramugari Penggendong Nenek, Netizen Ramai Mengkritisi

Menhub

(Sumber foto: @DreamersRadioID/@detikcom)

Tindakan pramugari cantik Garuda Indonesia bernama Vera, yang menggendong seorang wanita tua beberapa hari lalu, mendapat apresiasi langsung dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Untuk mengapresiasi sang pramugari, Menhub mengundangnya beramah-tamah.

“Apresiasi atas pelayanan saudari Vera, pramugari Garuda Indonesia pada penerbangan GA-821 Kuala Lumpur-Jakarta. Teruslah melayani dengan hati,” tulis Budi Karya Sumadi di akun resmi twitternya, Senin 9 Januari 2017.

Disaat bersamaan, Menhub pun mengundang Vera untuk makan siang bersama. “Tadi saya ajak Vera, pramugari Garuda Indonesia makan siang dan memberi apresiasi atas pelayanannya menggendong seorang nenek di pesawat,” tulis Budi Karya Sumadi di akun resmi twitternya.

Aksi Vera menggendong sang nenek ini memang langsung menjadi viral di dunia maya. Vera terpaksa menggendong sang nenek yang terakhir diketahui merupakan anggota rombongan umrah asal Jawa Timur, karena terlalu lama menunggu kursi roda.  (Baca: Foto : Pramugari Gendong Penumpang Lansia, Viral di Medsos)

Pihak Garuda Indonesia sendiri mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Menteri Perhubungan kepada salah satu awaknya tersebut. “Terima kasih atas apresiasi yang bapak Budi Karya Sumadi berikan kepada awak kabin kami. Izinkan kami untuk selalu melayani dengan sepenuh hati,” tulis pernyataan resmi Garuda Indonesia.

Meski demikian, ada saja netizen berkomentar kritis kala Menhub tengah mengapresiasi  pelayanan pramugari penggendong nenek dengan mengajak makan bersama. Seorang netizen terlihat mengkritisi soal pelayanan angkutan kapal wisata.

Pantauan redaksi eveline, mendapati netizen berkomentar pada linimasa twitter. “3. Usul kpd Bpk. @BudiKaryaS Penerbangan lainpun sangat perlu dibina, Karena itu berhubungan dengan citra penerbangan Indonesia”. Kicau akun @SautSMotivator, sampaikan usulan kepada Menhub.

Selanjutnya, seorang netizen dengan akun @bayou_basten menulis beberapa komentar soal buruknya pelayanan kapal pengangkut wisata. “@BudiKaryaS @IndonesiaGaruda sy pernah naik kapal wisata di Tj Benoa bali, waduk jatiluhur, semua tdk memiliki fasilitas pelampung! Bahaya”. Netizen ini mengingatkan bahwa hal itu berbahaya. Netizen ini pun mengingatkan pentingnya sarana dan prasaran keselamatan angkutan wisata di daerah. “saat ini, sarana angkutan wisata di daerah wisata msh seadanya,khususnya kapal tdk ada alat keselamatan,bahaya”.

Tak cukup sampai disitu, netizen ini juga kritisi soal seringnya kecelakaan angkutan laut yang dapat mempengaruhi citra wisata RI. “ini akan merugikan Citra wisata RI,apabila sering terjadi kecelakaan angkutan laut di daerah wisata RI”.

Ia pun memberikan saran pendapat disampaikan kepada Menteri Perhubungan. “pak Mentri, mhn agar fasilitas angkutan penumpang menuju ke daerah wisata di perbaiki,utk mendongkrak Citra RI”.

Untuk diketahui, sempat terjadi beberapa waktu lalu, seorang pilot diduga tengah mabuk saat akan menerbangkan pesawat salah satu maskapai. (Baca juga: Heboh Pengguna Twitter Sebut Pilot Citilink Mabuk, Netizen Ramai Berkomentar, serta Ini Dia Langkah Kemenhub untuk Maskapai Citilink).

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*