Ketika Tugu Antikorupsi di Riau yang Menjadi Lahan Korupsi

Ketika Tugu Antikorupsi di Riau yang Menjadi Lahan Korupsi

Sumber foto: inhilklik / alinursolihin

Sepertinya tabiat korupsi di Indonesia memang susah dihilangkan. Kabar korupsi paling aneh datang dari Pekanbaru, Riau. Dikutip dari Tempo, sebanyak 18 orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Riau terkait kasus korupsi proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tugu Integritas di Pekanbaru.

Tugu Antikorupsi ini diresmikan bertepatan dengan acara hari antikorupsi di Pekanbaru, Riau, pada Jumat, 9 Desember 2016. Penyidik kejaksaan menaksir kerugian negara mencapai Rp 1,23 miliar dari proyek senilai Rp 8 miliar tersebut. Anggaran untuk proyek tersebut berasal dari APBD Riau tahun 2016.

Dikutip dari Tempo, salah satu tersangka merupakan staf ahli Gubernur Riau, Dwi Agus Sumarno. Saat kasus itu bergulir, Dwi Agus menjabat Kepala Dinas Cipta Karya dan Bina Marga Provinsi Riau, yang berperan sebagai pejabat pengguna anggaran.

Adapun 17 tersangka lain berasal dari 12 pegawai negeri dan 5 pihak swasta. Lima orang tersangka dari pihak swasta adalah dua orang kontraktor berinisial K dan ZJB, kemudian tiga orang dari konsultan pengawas, yaitu RZ, RM dan AA. Lalu lima pegawai negeri dari kelompok kerja unit layanan pengadaan (ULP), yaitu Ketua Pokja IS, Sekretaris Pokja H, dan tiga anggota, DIR, RM, dan H.

Lima tersangka lain masih berasal dari pegawai negeri, yang berperan sebagai pejabat penerima hasil kerja di Dinas Cipta Karya dan Bina Marga, yaitu Ketua Tim PHO berinisial A serta dua anggotanya, S dan A, lalu dua dari anggota panitia Tim PHO, R dan ET. Dua tersangka lain adalah pejabat pembuat komitmen berinisial Z dan kuasa pengguna anggaran, HR.

Tugu Antikorupsi yang menjadi lahan korupsi ini membuat pengguna twitter ramai berkomentar. Salah satunya adalah akun @firdahadi yang tak habis pikir tugu ini juga menjadi lahan korupsi. “Hehehe “tersangka korupsi proyek tugu anti korupsi” duhhh duhhh tahaan tahaan.”

Akun @VidieYall malah merasa lucu Tugu Antikorupsi menjadi sarang mencari uang para koruptor. “Lucu bener. Proyek antikorupsi malah dikorupsi. Gimans dah?”

Pembangunan Tugu Antikorupsi di Riau ini sebenarnya diharapkan menjadi pengingat penegakan integritas untuk melakukan gerakan moral memberikan pelayanan terbaik dan transparan kepada masyarakat.

Riau diharapkan mampu memulai tata kelola pemerintahan yang bersih mengingat tiga gubernurnya berturut-turut ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun, pada perjalanannya, pembangunan taman itu, yang diharapkan menjadi pengingat, justru dikorupsi.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend