KPK Resmi Tetapkan Bupati Batubara Jadi Tersangka, Netizen: Perjuangan Dia Hanya Modus

bupati batubara

(Sumber foto: www.asahansatu.com/Sipayo.com)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Selain OK Arya, KPK juga menaikkan status empat orang lainnya dari saksi jadi tersangka. Mereka adalah Kadis PUPR Batubara Helman Herdadi, pemilik dealer mobil di Kabupaten Batubara, Sujendi Tarsono, serta dua kontraktor yakni Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar. “KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan lima orang sebagai tersangka,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam konferensi pers di kantornya, Ja‎lan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (14/9).

Kelima tersangka tersebut diduga terjerat tindak pidana Koruspi penerimaan hadiah atau janji oleh Bupati Batubara terkait dengan sejumlah pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara tahun anggaran 2017. Mereka ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, kemarin.

Sebagai pihak penerima, OK Arya, Helman Herdadi, dan Sujendi disangkakan melanggar Pasal ‎12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 65 KUHP.

Sedangkan sebagai pihak pemberi Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen di media social terkait KPK resmi tetapkan Bupati Batubara jadi tersangka. Netizen bernama Budi Bahagianto sampaikan pertanyaan bernada sindiran, “Bupati ini dari Kader Partai apa yaa”. Sedang netizen lain sampaikan kekesalan, “ Pecat,Sita hartanya,miskinkan dan hukum mati saja biar lengkap penderitaanya.” Tulis netizen bernama John Ara.

Selanjutnya netizen lain terlihat meminta KPK untuk sapu bersih seluruh wilayah di Sumatera Utara. “Jgn cuma di batubara dong KPK nya kan masih banyak lgi kabupaten kota di sumatera utara Hihihihihihhh….”, disampaikan netizen bernama Kapten DB Harahap”. Dituliskan netizen bernama Ainul Arham Batubara. Hingga seorang netizen bernama Harry, sebut perjuangan Bupati Batubara hanya modus, “perjuangan dia hanya modus untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya.zaman sekarang tidak ada perjuangan yg gratis”.

Sebagai tambahan, berikut harta kekayaan Bupati Batubara berdasarkan data LHKPN OK Arya yang diakses melalui laman acch.kpk.go.id, total harta kekayaan terakhir yang dimilikinya mencapai Rp 9 miliar. Dari LHKPN terlihat OK Arya memiliki harta tidak bergerak sebesar Rp 3.614.820.000. Harta tidak bergerak itu berupa 5 bidang tanah di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Selain itu, Arya memiliki harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin dengan rincian, motor merek Suzuki senilai Rp 3.000.000, mobil merek Toyota Hardtop senilai Rp 120.000.000, mobil merek Nissan Evalia sebesar Rp 195.000.000. Sedangkan harta bergerak lainnya, yang dimiliki Bupati Batubara OK Arya antara lain, logam mulia dengan total nilai Rp 197.032.000, batu mulia Rp 24.000.000, dan benda bergerak lainnya sebesar Rp 10.000.000. Sementara giro atau setara kas‎ lainnya sebesar Rp 5.341.243.492.

2 thoughts on “KPK Resmi Tetapkan Bupati Batubara Jadi Tersangka, Netizen: Perjuangan Dia Hanya Modus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend