Mandeknya Kasus Iwan Bopeng, Situs Fitnah Seword dan Mobil Pendemo di Rumah SBY, Netizen: Polisi Tidur

Mandeknya Kasus Iwan Bopeng, Situs Fitnah Seword dan Mobil Pendemo di Rumah SBY, Netizen: Polisi Tidur

(Sumber foto: akun twitter @spardaxyz/@mauCOPAS)

Saat ini publik menyoroti kinerja aparat kepolisian yang tidak menangkap Iwan Bopeng, pemilik situs fitnah seword maupun pemilik mobil yang digunakan demo di rumah Susilo Bambang Yudhyono (SBY).

“Polisi dalam sorotan publik dalam kasus-kasus yang diduga dilindungi penguasa seperti pemilik situs seword, Iwan Bopeng maupun mobil yang digunakan demo di rumah SBY. Kasus terlihat tidak ditindaklanjuti,” kata pengamat politik Achsin Ibnu Maksum kepada suaranasional, Senin (6/3).

Kata Achsin, aparat kepolisian bisa dituding bagian tim sukses Ahok-Djarot jika tidak bisa menyelesaikan kasus-kasus tersebut. “Padahal sangat mudah untuk memanggil dan dimintai keterangan bahka ditetapkan sebagai status tersangka tetapi polisi hanya diam saja,” jelas Achsin.

Menurut Achsin, publik akan pesimis dan menganggap tidak ada keadilan di negeri ini jika aparat penegaknya berpihak dan tidak adil. “Harusnya polisi itu berpihak kepada rakyat dan bukan takut kepada penguasa,” jelas Achsin.

Pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen terkait mandeknya kasus Iwan Bopeng, situs fitnah Seword, dan mobil pendemo di rumah SBY.  Berikut komentar netizen, “Polisi tidur”, tulis netizen bernama Yan Maulana Malik singkat. Sedang netizen lain bernama  Marwoto Saputro bermaksud menyebut sikap diam polisi tersebut dengan anggapan, “TIDAK ADA NIAT UNTUK MENGUSUT”.

Selanjutnya para netizen pun kembali mengingatkan banyak kasus lain bak hilang ditelan bumi. “temuan ektp di bea cukai juga nga kedengaran lg usut pelakunya. Miris. Cc @andiariefaa”, kicau akun @herupurnom0. Sedang akun @wesokan, singgung soal kasus penyadapan, “penyadapan juga”.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend