Marah! Umat Islam NTB Nyatakan Sikap Atas Penghinaan Terhadap TGB, Ini Komentar Netizen

Tiko

(Sumber foto: Akun Twitter @ustadtengkuzul/@posmetroinfo)

Warga NTB yang tak terima Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dihina, hari ini usai shalat Jum’at (14/4) berkumpul di Islamic Center untuk menyatakan sikap.

Seperti dirilis media warga Nahdlatul Wathan (NW), Suaranw.com, Aliansi Umat Islam (AUI) NTB mengajak kepada umat Islam di NTB untuk berkumpul di Islamic Center seusai shalat jum’at untuk bersama-sama menyatakan sikap keberatan terkait dengan penghinaan yang dialami oleh ulama’ sekaligus umara’ di NTB itu. Seperti diketahui, TGB adalah Ketua Umum Nahdlatul Wathan (NW), ormas Islam terbesar di NTB.

AUI NTB akan mendorong pihak berwajib segera menyelesaikan kasus tersebut supaya tidak berkembang menjadi hal-hal yang merusak persatuan dan kesatuan ummat dan bangsa. “Ini soal marwah dan kewibawaan pemimpin kita apalagi beliau seorang Ulama, boleh beliau memaafkan pelaku tetapi tetap harus diproses hukum dan kita tidak boleh tinggal diam,” kata Deddy AZ ketua AUI NTB.

Seperti diberitakan sebelumnya, Steven melontarkan penghinaan kepada TGB dengan sebutan “Dasar Indo, Dasar Indonesia, Dasar Pribumi, Tiko”. Yang mengejutkan adalah arti kata “Tiko”. Ternyata itu singkatan dari “tikus kotor” bahkan bisa memiliki arti “ti= babi” dan “ko= anjing.”

Penghinaan itu dilontarkan Steven di Bandara Changi, Singapura. Sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta, TGB berniat melaporkan Steven karena ucapannya sangat merendahkan pribumi. Namun Steven minta tidak diproses hukum. Pemuda diduga keturunan Tionghoa itu menuliskan surat pernyataan permohonan maaf bermaterai.

“Dengan ini saya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat Bapak TGH MUHAMMAD ZAINUL MAJDI dan Istri Hj ERICA ZAINUL MAJDI untuk tidak menempuh proses hukum serta memberikan saya maaf atas kekhilafan saya menyebut kata-kata yang tidak pantas yaitu: “Dasar Indo, Dasar Indonesia, Dasar pribumi, Tiko!”, pada saat terjadi kesalah pahaman saat bersama-sama antri untuk check in di depan Counter Batik Air Bandar Udara Changi, Singapore pada hari Minggu 09 April 2017 sekira pukul 14:30 waktu Singapore,” tulis Steven.

Berikut foto surat permohonan maaf Steven beredar di twitter:

Pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen terkait kemarahan warga NTB berkumpul di Islamic Centre untuk nyatakan sikap atas penghinaan terhadap TGB. Berikut  komentar netizen pada linimasa twitter.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend